JurnalPatroliNews | Kabupaten Bekasi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi akhirnya melakukan pembersihan tumpukan sampah liar yang selama ini memenuhi sejumlah titik di Jalan Raya Pulo Timaha, Kecamatan Babelan. Sedikitnya 10 ton sampah berhasil diangkut menggunakan dua unit dump truck dalam operasi pembersihan yang dilaksanakan pada Rabu (1/7/2026).
Proses pengangkutan dilakukan secara manual oleh petugas DLH dengan fokus membersihkan tumpukan sampah yang mengganggu akses jalan sekaligus mencemari lingkungan sekitar.
Humas DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, menjelaskan bahwa sebagian besar sampah yang diangkut merupakan limbah rumah tangga yang selama ini dibuang secara sembarangan oleh oknum masyarakat.
“Ada kurang lebih 10 ton diangkut dengan cara manual didukung dua dump truck,” ujar Dedi, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, jenis sampah yang mendominasi di lokasi berupa sisa makanan, plastik, dan berbagai limbah rumah tangga lainnya.
Pembersihan dilakukan di beberapa titik yang sebelumnya dipenuhi sampah. Salah satu lokasi berada di sisi jalan yang berbatasan langsung dengan area persawahan. Tumpukan sampah bahkan telah meluber hingga memakan sekitar seperempat badan jalan sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
Selain merusak pemandangan, kondisi tersebut juga menimbulkan potensi pencemaran lingkungan karena sebagian sampah berada di dekat saluran air dan lahan pertanian.
Untuk mencegah persoalan serupa kembali terjadi, DLH Kabupaten Bekasi akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa setempat. Salah satu langkah yang disiapkan adalah pendataan masyarakat yang membutuhkan layanan pengangkutan sampah secara resmi.
“Mitigasinya kami akan berkolaborasi dengan pemerintah desa setempat agar dilakukan pendataan warga yang ingin mendapatkan pelayanan,” kata Dedi.
Sebagai upaya edukasi sekaligus penegasan larangan membuang sampah sembarangan, DLH juga akan memasang spanduk peringatan di sejumlah titik yang selama ini kerap dijadikan lokasi pembuangan liar.
“Agar tidak terus terulang, selain itu kami akan memasang banner larangan membuang sampah di lokasi,” tambahnya.
Sebelumnya, kondisi memprihatinkan sempat terlihat di sepanjang Jalan Pulo Timaha. Terdapat dua lokasi pembuangan sampah liar yang dipenuhi berbagai jenis limbah, mulai dari sampah organik hingga anorganik.
Di salah satu titik, sampah bahkan menutupi aliran kali sehingga berpotensi menghambat arus air. Beragam limbah rumah tangga ditemukan bercampur tanpa pemilahan, seperti sisa makanan, plastik, popok sekali pakai, kain bekas, bantal, rambut, hingga bekas alat kontrasepsi. Petugas juga menemukan bekas pembakaran sampah yang diduga dilakukan oleh pihak yang belum diketahui.
DLH Kabupaten Bekasi berharap penanganan ini menjadi langkah awal untuk mengembalikan kebersihan kawasan Babelan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuang sampah di ruang publik maupun saluran air.














Komentar