JurnalPatroliNews | Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai membuka tahapan Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Batch 3 Angkatan II. Tahap awal ditujukan kepada perusahaan yang ingin menjadi mitra penyelenggara.
Pendaftaran calon mitra perusahaan dijadwalkan dimulai 28 September 2026. Langkah ini dilakukan sebelum lowongan pemagangan dibuka untuk para calon peserta pada Oktober mendatang.
Kemnaker menyebut keterlibatan perusahaan menjadi bagian penting dalam memastikan program pemagangan menyediakan pengalaman kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri. Pada Batch 3, seluruh kesempatan pemagangan diarahkan berasal dari sektor perusahaan swasta.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perusahaan yang menjadi mitra diharapkan tidak sekadar menyediakan tempat bagi peserta, tetapi juga memberikan proses pembelajaran yang relevan dengan bidang pekerjaan.
“Mulai 28 September, kami membuka pendaftaran bagi perusahaan untuk menjadi mitra penyelenggara MagangHub Batch 3 Angkatan II. Kami mengharapkan calon penyelenggara mengikuti seluruh tahapan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku,” ujar Yassierli melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (27/9/2026).
Pendaftaran Mitra Dimulai 28 September
Tahapan Batch 3 Angkatan II diawali dengan sosialisasi program yang berlangsung pada 28 September hingga 22 Oktober 2026.
Pada periode yang sama, perusahaan dapat mengajukan diri sebagai mitra penyelenggara melalui sistem MagangHub.
Setelah pendaftaran masuk, Kemnaker akan melakukan proses verifikasi calon mitra pada 28 September hingga 23 Oktober 2026.
Tahap verifikasi menjadi bagian penting untuk memastikan perusahaan yang mengikuti program memenuhi persyaratan dan memiliki kapasitas penyelenggaraan pemagangan yang sesuai.
Platform MagangHub sendiri terintegrasi dengan ekosistem SIAPKerja Kemnaker. Perusahaan dapat mengelola program pemagangan, mulai dari mempublikasikan posisi, menetapkan kuota dan kompetensi yang dibutuhkan hingga mengelola proses seleksi peserta.
Lowongan Mulai Ditayangkan Akhir Oktober
Setelah proses verifikasi selesai, Kemnaker menjadwalkan penetapan mitra penyelenggara serta penayangan lowongan pada 26 hingga 27 Oktober 2026.
Dengan pola tersebut, calon peserta nantinya dapat melihat posisi yang tersedia setelah perusahaan dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai mitra program.
Kemnaker meminta perusahaan mencermati setiap persyaratan sebelum melakukan pendaftaran. Dokumen yang dibutuhkan juga harus disiapkan secara lengkap agar proses verifikasi dapat berlangsung sesuai jadwal.
Yassierli menekankan bahwa kualitas kesempatan pemagangan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah.
“Penyelenggara diharapkan menyediakan kesempatan pemagangan yang relevan dengan kebutuhan pekerjaan, sehingga peserta nantinya memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang sesuai dengan lingkungan kerja,” katanya.
Perusahaan Diminta Siapkan Program yang Relevan
Kehadiran perusahaan dalam MagangHub bukan hanya berkaitan dengan jumlah posisi yang tersedia.
Program yang diajukan juga diharapkan memiliki hubungan yang jelas dengan kebutuhan pekerjaan dan kompetensi yang hendak dikembangkan peserta.
Pada penyelenggaraan sebelumnya, Kemnaker mensyaratkan calon mitra memiliki akun SIAPKerja dan menunjuk pegawai sebagai admin penyelenggara. Perusahaan juga perlu mengajukan informasi program, termasuk posisi, persyaratan, lokasi, kebutuhan peserta serta gambaran kegiatan pemagangan.
Karena itu, perusahaan yang berniat berpartisipasi pada Batch 3 diminta tidak menunggu mendekati batas akhir pendaftaran untuk menyiapkan dokumen dan rancangan pemagangan.
Kemnaker juga memberikan perhatian kepada perusahaan yang telah merekrut peserta dari batch sebelumnya. Dalam skema kali ini, perusahaan yang mempunyai pengalaman merekrut peserta MagangHub disebut menjadi salah satu kelompok yang diprioritaskan.
Peserta Akan Masuk Tahap Berikutnya
Berbeda dengan pendaftaran mitra yang dimulai pada September, proses pendaftaran peserta MagangHub Batch 3 dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Informasi mengenai jadwal peserta tersebut sebelumnya juga telah disampaikan Kemnaker dalam rangka persiapan gelombang berikutnya.
Pemerintah menargetkan program tersebut terus memperluas akses lulusan perguruan tinggi terhadap pengalaman kerja langsung di dunia industri.
MagangHub Angkatan II sendiri memiliki target besar dalam penyediaan kesempatan pemagangan. Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut pemerintah menargetkan sekitar 150 ribu peserta untuk keseluruhan Angkatan II.
Untuk Batch 3, fokus pada perusahaan swasta diharapkan memperkuat hubungan antara peserta program dan kebutuhan tenaga kerja di sektor industri.
Bagi perusahaan, pendaftaran yang dimulai 28 September menjadi tahap awal untuk masuk dalam ekosistem penyelenggara. Sedangkan bagi calon peserta, tahapan tersebut menjadi sinyal bahwa kesempatan pemagangan berikutnya akan segera dibuka.
Kemnaker meminta seluruh calon mitra mengikuti jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan serta memastikan informasi program yang diajukan benar, lengkap, dan sesuai kebutuhan pekerjaan.
Pendaftaran serta informasi resmi MagangHub dapat diakses melalui platform maganghub.kemnaker.go.id yang terintegrasi dengan layanan SIAPKerja.















Komentar