JurnalPatroliNews | Jakarta, — Menjauh sejenak dari hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari kini menjadi salah satu alasan wisatawan memilih perjalanan ke alam terbuka. Di Bali, kecenderungan tersebut terlihat dari tingginya minat terhadap pengalaman wisata berbasis alam dan aktivitas outdoor yang memungkinkan pelancong menikmati keindahan pulau sekaligus mengenal kehidupan masyarakat lokal.
Data Airbnb menunjukkan, kategori Nature & Outdoor menyumbang lebih dari 70 persen dari seluruh pemesanan Airbnb Experiences di Bali. Angka ini memperlihatkan besarnya ketertarikan wisatawan terhadap kegiatan yang menawarkan pengalaman langsung di alam, mulai dari mendaki gunung, berselancar, snorkeling, hingga menjelajahi destinasi bersama pemandu lokal.
Fenomena tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pengalaman berwisata tidak selalu harus berpusat pada kunjungan ke tempat-tempat populer. Aktivitas yang lebih personal, dekat dengan lingkungan, dan memberi ruang untuk menikmati perjalanan dengan ritme lebih santai juga menjadi pilihan wisatawan.
Dari Puncak Gunung hingga Keindahan Bawah Laut
Salah satu pengalaman yang dapat dipilih wisatawan adalah mendaki Gunung Batur untuk menyaksikan matahari terbit. Perjalanan dimulai sebelum fajar agar peserta dapat mencapai puncak dan menikmati panorama alam dari ketinggian. Pengalaman ini dilengkapi sarapan serta minuman hangat sembari menyaksikan bentang alam Bali yang diselimuti awan.
Bagi pencinta aktivitas laut, Pantai Kuta menawarkan pengalaman belajar berselancar melalui kelas semi-private. Kegiatan ini terbuka bagi pemula hingga peselancar tingkat menengah. Sebelum memasuki laut, peserta mendapatkan latihan keseimbangan di pantai dengan pendampingan instruktur yang memiliki pengalaman melatih peselancar selama lebih dari 10 tahun.
Pesona Bali juga dapat dinikmati melalui aktivitas snorkeling di Blue Lagoon dan Tanjung Jepun. Bersama pemandu lokal, wisatawan diajak menjelajahi kehidupan bawah laut dan terumbu karang. Perjalanan tersebut juga dapat dipadukan dengan kunjungan ke air terjun serta perkebunan kopi untuk mengenal kekayaan alam dan kehidupan masyarakat setempat.
Sementara itu, wisatawan yang ingin melihat sisi Bali di luar kawasan yang ramai dikunjungi dapat menjelajahi wilayah utara. Tur bersama pemandu lokal ini mencakup persawahan terasering Jatiluwih, Air Terjun Leke Leke, dan Pura Ulun Danu Beratan. Wisatawan juga berkesempatan mengenal tradisi pengolahan kopi yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat setempat.
Gen Z dan Milenial Mendominasi Peminat Pengalaman Alam
Tingginya minat terhadap wisata alam di Bali juga tercermin dari profil wisatawan yang melakukan pemesanan. Berdasarkan data Airbnb pada kuartal II 2026, wisatawan internasional dari kelompok Gen Z dan Milenial menyumbang lebih dari 90 persen pemesan Nature & Outdoor Experiences di Bali.
Wisatawan asal Amerika Serikat, Australia, dan Prancis tercatat sebagai kelompok dengan minat terbesar. Sementara itu, pengalaman dalam kategori ini memperoleh respons positif dengan rata-rata penilaian tamu mencapai 4,92 dari 5 bintang.
Data tersebut menunjukkan bahwa pengalaman yang menggabungkan aktivitas luar ruang, eksplorasi destinasi, dan interaksi dengan pemandu lokal memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan lintas negara.
Menemukan Ketenangan Lewat Tradisi Bali
Selain alam terbuka, tradisi lokal juga menawarkan cara berbeda untuk menikmati waktu selama berada di Bali. Wisatawan dapat memilih kegiatan yang menggabungkan kebudayaan, kebugaran, dan relaksasi, seperti yoga, meditasi, seni tradisional, hingga ritual penyucian diri.
Di Ubud, misalnya, tersedia pengalaman yang memadukan ritual melukat atau penyucian diri menggunakan air dengan yoga, meditasi, dan pijat tradisional. Melalui aktivitas tersebut, wisatawan berkesempatan mengenal praktik budaya yang masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali.
Pilihan ini memberikan alternatif bagi pelancong yang tidak ingin memenuhi agenda liburan dengan terlalu banyak perpindahan lokasi. Mereka dapat menikmati waktu dengan lebih tenang sembari memahami hubungan antara tradisi, lingkungan, dan kehidupan masyarakat setempat.
Airbnb Experiences menghadirkan beragam pilihan aktivitas yang dipandu oleh tuan rumah lokal, sehingga wisatawan memiliki kesempatan untuk melihat Bali melalui pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakatnya.
Mulai dari menyaksikan matahari terbit di Gunung Batur, belajar berselancar di Pantai Kuta, menikmati keindahan bawah laut, menjelajahi kawasan Bali Utara, hingga mengikuti kegiatan kebugaran di Ubud, wisatawan memiliki beragam alternatif untuk mengisi perjalanan.
Pada akhirnya, liburan tidak selalu harus diukur dari banyaknya destinasi yang dikunjungi. Menikmati alam, mengenal tradisi setempat, dan memberi waktu untuk berhenti sejenak dapat menjadi cara lain untuk merasakan Bali secara lebih personal.













Komentar