Penanganan Karhutla Disorot, Prabowo Didorong Evaluasi Kinerja Menteri

JurnalPatroliNews | Jakarta — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menuai sorotan. Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, mendesak Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas dengan mengganti menteri terkait apabila persoalan karhutla tak kunjung terselesaikan.

Desakan itu muncul di tengah kekhawatiran terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan yang disebut telah meluas hingga ke negara tetangga. Menurut Hari, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat membawa konsekuensi terhadap kepercayaan publik kepada pemerintah.

“Karhutla tidak kunjung selesai, maka presiden harus mengganti menteri terkait. Apalagi dampak karhutla sudah meluas sampai ke negara tetangga. Presiden harus tegas segera mengganti menterinya,” kata Hari Purwanto kepada RMOL, Senin (19/10/2026).

Hari menilai, penyelesaian karhutla perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Ia mendorong adanya langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut, terlebih ketika dampaknya disebut telah melampaui wilayah Indonesia.

Ia juga mengaitkan penanganan karhutla dengan dinamika politik menjelang Pemilihan Presiden 2029. Menurutnya, persoalan lingkungan yang tidak tertangani dengan baik berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat di daerah terdampak terhadap pemerintahan Prabowo.

“Jangan sampai kasus karhutla ini mengguncang kekuasaan saat ini terutama jika 2029 akan kembali mencalonkan maka basis suara di daerah terkena Kahutla akan pupus untuk kembali memilih Prabowo,” pungkas Hari.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan dan desakan dari SDR. Sementara itu, penilaian mengenai dampak karhutla lintas negara, perkembangan penanganan di lapangan, serta langkah kementerian terkait perlu ditelusuri melalui data dan keterangan resmi agar gambaran persoalan dapat dinilai secara menyeluruh.

Penanganan karhutla tetap menjadi isu penting karena menyangkut perlindungan lingkungan, keselamatan masyarakat, serta hubungan dengan negara tetangga. Evaluasi kebijakan dan efektivitas langkah pencegahan maupun penanggulangan menjadi bagian penting dalam upaya menangani persoalan tersebut.

Komentar