Demi Menekan Laju Penularan Virus, Ketua Dewan dan Dandim Buleleng Usulkan “Penguraian Pasar Banyuasri dan Pasar Anyar”

  • Whatsapp
ist

JurnalPatroliNews – Buleleng – Demi menekan laju penyebaran Covid-19, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Gede Supriatna, SH bersama Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Muhammad Windra Listrianto mengadakan kunjungan ke PD. Pasar Buleleng. Rabu (23/06).

Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna menyampaikan, bahwa kunjungannya kali ini bertujuan untuk menyampaikan kepada pihak PD. Pasar mengenai idenya selaku Ketua Dewan mengenai “Penguraian Pasar,” khususnya Pasar Banyuasri dan Pasar Anyar.

Bacaan Lainnya

Kenapa? Menurut Gede Supriatna, karena kondisi Pasar Banyuasri dan Pasar Anyar sudah terlalu krodit. Untuk itu disarankan agar pihak PD. Pasar berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, sehingga nantinya bisa mengurai pasar-pasar tersebut ke Pelabuhan Buleleng dan Terminal Kampung Tinggi.

“Dengan demikian, penumpukan pedagang dan pengunjung pasar bisa berkurang, dan hal ini tentu bisa sangat membantu untuk menekan laju penularan virus Covid-19,” jelasnya.

Dari pantauan Ketua Dewan Buleleng Supriatna, bahwa Pasar Banyuasri dan Pasar Anyar itu sudah mulai kelihatan krodit sekali. Apalagi dengan kondisi pasar Banyuasri yang masih dalam tahap renovasi.

Jadi jelasnya, Dandim Buleleng Letkol Inf. Muhammad Windra Listrianto menambahkan, alangkah baiknya kalau bisa pasar-pasar tersebut dilakukan penguraian. Misalnya di pindah beberapa pedagang ke ex Pelabuhan Buleleng, dan beberapa lagi bisa diurai ke Terminal Kampung Tinggi.

Jadi, menurut Dandim, penumpukan pedagang dan pembeli bisa sedikit diatasi, kita juga bisa menjaga keselamatan mereka.

Sementara Ketua Dewan Buleleng Gede Supriatna berharap, nantinya agar pihak PD. Pasar melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah agar bisa menggunakan ex pelabuhan Buleleng dan Terminal Kampung Tinggi untuk penguraian pasar ini. (TiR).-

Pos terkait