Polisi Masih Cari Deklarator Tentara Allah di Bandung Barat

  • Whatsapp
Ustaz Erwin Sa'ad/Foto: Tangkapan layar YouTube

JurnalPatroliNews, Bandung – Sosok deklarator tentara Allah di Bandung Barat masih belum ditemukan. Polisi mencari pria yang disebut Ustaz Erwan Sa’ad itu.

“Belum, masih (diselidiki),” ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago saat dihubungi, Sabtu (9/1/2021).

Bacaan Lainnya

Erdi mengatakan polisi masih mencari keberadaan pria tersebut hingga saat ini. Menurut dia, sosok deklarator itu hendak dimintai keterangan terkait video viral deklarasi tentara Allah itu.

“Masih dalam pencarian,” tuturnya.

Sebelumnya, beredar di media sosial video sekelompok warga yang merupakan jemaah masjid di Kampung Sasak Bubur, Desa Mekarmukti, Kecamatan Bandung Barat (KBB) mendeklarasikan pembentukan Jundullah atau Tentara Allah.

Dalam video berdurasi 2,51 menit itu, terlihat pimpinan jemaah berdiri di tengah dalam balutan gamis putih mengucapkan deklarasi pembentukan jemaah Tentara Allah dibarengi jemaah yang lain.

Pimpinan jemaah yang diketahui bernama Erwan Sa’ad itu membacakan kalimat deklarasi di sebuah masjid yang memiliki latar berwarna hijau. Ada beberapa orang jemaah yang di antaranya masih anak-anak.

Deklarasi yang dibacakan Erwam Sa’ad berbunyi ‘Deklarasi pembentukan Jundullah atau tentara Allah.

Belakangan, para jemaah membatalkan deklarasi tersebut. Jemaah membuat surat pernyataan menolak dan membatalkan deklarasi Tentara Allah yang dipimpin pria bernama Erwan Sa’ad.

Berikut isi deklarasi penolakan yang dibuat warga :

‘Kami warga Kampung Cicalengka/Sasak Bubur dengan terbitnya deklarasi Jundullah yang dipimpin oleh Bapak Ustadz Erwan Sa’ad hari Jumat 1 januari 2021 jam 13.00 WIB bertempat di Masjid Jami Lembur Sawah, dengan ini kami warga masyarakat menolak dan membatalkan deklarasi tersebut.

Demikian pernyataan bersama ini kami buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan dari pihak manapun’.

Jemaah membuat surat pernyataan bersama yang ditandatangani oleh sebanyak 14 orang. Mereka yang waktu itu hadir saat pembacaan deklarasi.

(dtk)

Pos terkait