JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerima kedatangan delegasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) bersama All-China Journalists Association (ACJA) di Balai Kota Jakarta pada Rabu, 29 Oktober 2025. Pertemuan ini menjadi kelanjutan agenda kerja sama setelah kedua organisasi menandatangani MoU tentang pendirian “Rumah Wartawan Tiongkok–Indonesia” di Jakarta.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta, Budi Awaluddin. Ia menyampaikan bahwa sinergi antara pelaku media di kedua negara memiliki peran signifikan dalam memperkuat hubungan antarbudaya, menjaga keterbukaan informasi, dan memajukan demokrasi di era digital.
“Media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membantu membangun jembatan kepercayaan antarbangsa,” ujar Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 31 Oktober 2025.
Budi memaparkan bahwa Pemprov DKI terus mendorong sistem komunikasi publik yang transparan dan inklusif. Upaya ini turut ditunjang transformasi digital serta pengembangan konsep smart city untuk memastikan masyarakat dapat mengakses informasi yang akurat dan mudah dijangkau.
Ia menilai kehadiran ACJA di Jakarta mencerminkan komitmen pertukaran informasi lintas negara, khususnya dalam meningkatkan literasi digital masyarakat. “Kerja sama ini akan menjadi salah satu penguat posisi Jakarta sebagai kota global yang adaptif, kompetitif, dan inklusif,” tambahnya.
Ketua Umum JMSI, Dr. Teguh Santosa, menjelaskan bahwa kedatangan JMSI dan ACJA ke Balai Kota bertujuan memperluas jaringan kolaborasi media. Bersama ACJA, JMSI berfokus pada pengembangan jurnalisme melalui berbagi pengalaman, pelatihan bersama, hingga liputan kolaboratif.
Teguh menyebut pendirian Rumah Wartawan Tiongkok–Indonesia merupakan simbol kemitraan berkelanjutan antara komunitas pers kedua negara. Ia berharap ruang kolaborasi tersebut dapat menjadi wadah bertukar pengetahuan, memahami sistem media masing-masing, serta menaikkan profesionalisme wartawan.
Sekretaris Eksekutif ACJA, Wu Xu, menyampaikan apresiasi atas penyambutan Pemprov DKI. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berkutat pada pertukaran informasi, melainkan juga membangun relasi antarbangsa melalui kekuatan media.
“Hubungan pers yang erat akan membantu memperdalam pemahaman antarbudaya dan membuka kesempatan kolaborasi pada berbagai sektor,” ujar Wu Xu.
Selain audiensi resmi, kunjungan tersebut turut membahas perkembangan teknologi informasi serta implementasi smart city di Jakarta. Dinas Kominfotik memaparkan bahwa Jakarta tengah menata integrasi data lintas sektor guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan transparansi.
Kegiatan di Balai Kota merupakan bagian dari agenda kunjungan ACJA di Indonesia. Sebelumnya, JMSI dan ACJA telah menandatangani MoU di Jakarta serta menyambangi Radio Republik Indonesia (RRI), Kereta Cepat Indonesia China, DPRD Jawa Barat, hingga Museum Konferensi Asia-Afrika.
Melalui rangkaian kerja sama tersebut, kedua organisasi berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas jurnalis, menginisiasi pelatihan bersama, dan memperluas pengetahuan publik mengenai peran media dalam pembangunan berkelanjutan.
Dalam pertemuan ini turut hadir Ketua Harian JMSI Ari Rahman, Ketua Hubungan Antar Lembaga Wayan Sudane, Utusan Khusus Luar Negeri Yophiandi Kurniawan, Ketua Bidang Platform Digital Iqbal Irsyad, serta Wakil Sekjen Sabri. Delegasi ACJA terdiri atas Sekretaris Eksekutif Wu Xu, Wakil Direktur Internasional ACJA Wang Lin, Sekretaris Asosiasi Wartawan Provinsi Shaanxi Fu Hangzhen, Direktur Eksekutif Asosiasi Wartawan Chongqing Ni Ning, dan Direktur Pelaksana China Daily Wang Shanshan.














