JurnalPatroliNews – Yogyakarta – Wakil Menteri Koperasi dan UKM (Wamenkop), Ferry Juliantono, mendorong komunitas di desa maupun kota untuk membangun perumahan berbasis koperasi. Menurutnya, komunitas masyarakat adalah basis potensial bagi pengembangan koperasi di sektor perumahan.
“Kemenkop siap bersinergi dengan Kementerian Perumahan untuk mendorong pembangunan perumahan melalui koperasi, mulai dari pengadaan tanah, pembangunan rumah, hingga pengelolaan kawasan,” ujar Ferry saat menghadiri Festival Pamer Kampung Kota dan peresmian Model Koperasi Perumahan di Yogyakarta, Minggu (13/7).
Ia menyebut model ini sebagai solusi alternatif atas mahalnya harga tanah dan hunian, sekaligus mempercepat realisasi pembangunan rumah bagi masyarakat. Ferry juga menegaskan kesiapan Kemenkop memberikan pembinaan hingga dukungan dana lewat LPDB bagi koperasi-koperasi perumahan.
Lebih lanjut, koperasi perumahan tidak hanya bertindak sebagai pengembang, tetapi juga terlibat dalam rantai pasok perumahan, seperti penyediaan bahan baku, tenaga kerja lokal, dan pembiayaan berbasis gotong royong. Ia mencontohkan inisiatif serupa di Rumah Flat Menteng, Jakarta Pusat, yang berhasil dibangun lewat koperasi.
Ferry menambahkan pihaknya akan mengkaji ulang regulasi terkait untuk memperkuat legalitas koperasi perumahan. Ia pun mengajak masyarakat, komunitas, dan pemerintah daerah untuk bersama memperkuat peran koperasi dalam pembangunan perumahan rakyat.













