IPO Desak Penegak Hukum Periksa Budi Arie, Peringatkan Ancaman Hilangnya Kepercayaan Publik

JurnalPatroliNews – Jakarta – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, mendesak aparat penegak hukum segera memeriksa mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, terkait kasus pengamanan situs judi online (judol).

Ia menilai, dengan seringnya nama Budi Arie disebut dalam proses persidangan, sudah selayaknya dilakukan penyelidikan lebih lanjut terhadapnya.

“Dengan munculnya nama Budi Arie dalam proses hukum yang sedang berjalan, seharusnya ia sudah bisa diperiksa, bahkan dipertimbangkan sebagai tersangka,” tegas Dedi pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Menurut analis politik lulusan UIN Syarif Hidayatullah itu, bila aparat penegak hukum terus bersikap pasif terhadap nama-nama yang disebut dalam perkara, termasuk Budi Arie, hal itu bisa berdampak serius terhadap legitimasi lembaga penegakan hukum di mata masyarakat.

“Kalau penegak hukum tak berani menyentuh Budi Arie, wajar bila publik kehilangan kepercayaan. Ini soal keadilan dan transparansi,” tambah Dedi.

Lebih jauh, Dedi bahkan mengusulkan agar Presiden Prabowo Subianto turun tangan memberi perhatian khusus terhadap dugaan keterlibatan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) tersebut. Menurutnya, intervensi dalam bentuk dukungan moral kepada aparat penegak hukum penting agar proses hukum berjalan tanpa tekanan politik.

“Presiden Prabowo harus memberi sinyal kuat bahwa penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. Termasuk bila menyangkut nama besar seperti Budi Arie,” tutupnya.