Polisi Peru Ringkus Geng Kriminal Pembunuh Staf KBRI Lima

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kepolisian Peru berhasil menangkap pelaku pembunuhan terhadap staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Zetro Leonardo Purba. Para tersangka diketahui merupakan bagian dari kelompok kriminal bernama Los Maleantes del Cono. Penangkapan dilakukan di kawasan San Martín de Porres.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan lima orang tersangka, terdiri atas tiga warga Venezuela dan dua warga Kuba. Dari tangan mereka, petugas menyita sejumlah barang bukti, termasuk pistol yang dipakai untuk menembak korban serta sepeda motor yang digunakan saat melancarkan aksi.

Salah satu pelaku yang ditangkap adalah warga Venezuela bernama Wilson José Soto López, alias El Primo. Ia mengaku berperan sebagai pengendara motor ketika penyerangan terjadi. Polisi juga meringkus Jaiquer Antonio Echenaguzía Quijada (23), dijuluki Malaco, yang diduga sebagai eksekutor penembakan terhadap Zetro di depan istrinya.

Kelima anggota geng tersebut ditangkap saat bersembunyi di sebuah hotel di Avenida Perú, yang diduga menjadi markas mereka. Menurut Kolonel PNP Juan Carlos Montufar, para tersangka kerap berkumpul di sana usai melakukan berbagai aksi kriminal di wilayah Lima Utara. Selain pembunuhan berencana, kelompok ini juga dikaitkan dengan kasus pemerasan terhadap perusahaan transportasi, gudang, hingga bisnis lokal.

Peristiwa penembakan terhadap Zetro sendiri terjadi di distrik Lince, Lima. Saat itu, korban sedang bersepeda bersama istrinya ketika dua orang tak dikenal menghadangnya. Pelaku kemudian melepaskan tiga tembakan, salah satunya mengenai kepala Zetro hingga membuatnya kritis. Ia sempat dibawa ke Klinik Javier Prado, namun nyawanya tidak tertolong. Diketahui, Zetro baru menetap di Peru sekitar lima bulan sebelum insiden tragis itu.