Nasrallah menambahkan, “Israel harus memahami konsekuensi dari setiap invasi ke Lebanon. Israel akan kehilangan banyak tank jika konflik besar meletus.”
Berbicara pada peringatan Asyura Muslim Syiah, Nasrallah juga berjanji untuk membantu ribuan warga Lebanon yang kehilangan rumah akibat serangan lintas perbatasan. “Kami akan bekerja sama dengan warga yang rumahnya hancur, kami akan membangun kembali rumah-rumah tersebut,” katanya.
Sejak Oktober, kekerasan di perbatasan telah menewaskan 511 orang di Lebanon, sebagian besar pejuang, tetapi juga termasuk setidaknya 104 warga sipil. Di pihak Israel, 17 tentara dan 13 warga sipil telah tewas, menurut pihak berwenang.
Ketegangan yang semakin meningkat di wilayah perbatasan ini menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya konflik besar. Militer Israel bulan lalu menyatakan bahwa rencana operasional untuk serangan ke Lebanon telah disetujui dan divalidasi.













