Simbol Tegas! Senjata Mematikan AS Muncul Tak Jauh dari RI, Ada Pertanda Apa?

USS Nevada (Foto: dvidshub.net)

JurnalPatroliNews – Jakarta- Senjata mematikan milik Amerika Serikat (AS) muncul 3.750 kilometer (km) dari ibu kota RI, Jakarta. Kapal selam pembawa rudal balistik dan hulu ledak nuklir, USS Nevada, melakukan kunjungan langka ke Guam, Sabtu (15/1/2022).

Dalam sebuah pernyataan, Angkatan Laut AS mengatakan kehadiran kapal ini menunjukkan komitmen Washington dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di wilayah Indo-Pasifik. AS tegang di kawasan ini seiring dengan klaim China di Laut China Selatan (LCS).

Bacaan Lainnya

“Kunjungan pelabuhan itu memperkuat kerja sama antara AS dan sekutu di kawasan itu,” kata lembaga militer itu dilansir CNN International, Senin (17/1/2022).

“Ini menunjukkan kemampuan, fleksibilitas, kesiapan dan komitmen berkelanjutan AS terhadapdan stabilitas Indo-Pasifik.”

USS Nevada merupakan kapal selam bertenaga nuklir yang membawa 20 rudal balistik Trident dan puluhan hulu ledak nuklir.

Selain itu, kapal selam kelas Ohio itu mampu dioperasikan selama berbulan-bulan di bawah air dengan membawa 150 orang awak.

Kehadiran ini merupakan kunjungan pertama kapal selam rudal balistik yang terkadang disebut “boomer” di Guam sejak 2016.

Guam merupakan bagian dari wilayah AS yang terletak 1.830 km dari ibukota Provinsi Papua, Jayapura.

Analis menyebut momen kemunculan kapal selam ini biasanya sangat jarang diumumkan. Pasalnya, pemberitaan akan berdampak sangat sensitif.

Thomas Shugart, mantan kapten kapal selam Angkatan Laut AS dan analis di Center for a New American Security, mengatakan bahwa ini merupakan sebuah simbol tegas yang diarahkan kepada China dan Korea Utara (Korut). Ia menyebut AS memberi pesan kedua negara itu tidak bisa berbuat macam-macam di Indo-Pasifik.

“Itu mengirimkan pesan – disengaja atau tidak: kami dapat memarkir 100 hulu ledak nuklir aneh di depan pintu Anda dan Anda bahkan tidak akan mengetahuinya atau tidak dapat berbuat banyak,” ujarnya.

Hal sama juga dikatakan analis profesor perang dan strategi di King’s College London, Alessio Patalano. Ia memprediksi bahwa kehadiran USS Nevada di wilayah itu menghadirkan peluang kerjasama dengan beberapa negara di kawasan.

“Kehadiran kapal jenis ini, terutama dalam pelatihan dan latihan, menambah kesempatan penting untuk belajar bagaimana memburu aktor lain di wilayah tersebut,” tutur Patalano.

Pos terkait