Jutaan Vaksin Bakal Datang Ke RI, Inggris hingga Belanda Tawarkan Bantuan Vaksin, Skema Dose Sharing

  • Whatsapp
Tangkapan layar Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Inggris Dominic Raab dalam telekonferensi virtual, Rabu (7/4/2021).(KOMPAS.com/RAHEL NARDA).

JurnalPatroliNews Jakarta – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan sejumlah negara sahabat telah menawarkan bantuan penanganan Covid-19 di Indonesia dalam bentuk vaksin. Para negara itu menawarkan skema dose sharing vaksin Covid-19 yang mereka miliki.

“Indonesia juga menerima tawaran dukungan dari beberapa negara, antara lain Jepang akan mengirimkan tahap kedua vaksin AstraZeneca, tawaran serupa datang dari Belanda, Inggris, Australia, dan UEA untuk dose sharing yang kedua,” kata Retno dalam konferensi pers daring, Ahad, 11 Juli 2021.

BACA JUGA :

Menlu Retno mengatakan jutaan vaksin dari jalur pengadaan commercial maupun dari dukungan internasional dan bilateral direncanakan akan tiba pada Juli ini. Setelah pekan lalu hampir sejuta dosis vaksin AstraZeneca tiba di Tanah Air, hari ini Indonesia menerima kedatangan 3 juta dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat.

Tak hanya bantuan berupa vaksin, Retno juga mengatakan beberapa negara tetangga juga memberikan bantuan dalam bentuk ventilator, oxygen concentrator, obat-obatan, dan peralatan medis lain. Setelah dukungan dari Singapura dan Australia tiba pada Jumat lalu, Retno mengatakan hari ini dukungan lain dari Singapura juga telah meluncur melalui jalur laut.

“Sudah berangkat dari sana dan menurut rencana akan tiba di pelabuhan Tanjung Priok pada 14 Juli mendatang, yang antara lain berisi oxygen concentrator dan oxygen cylinder,” kata Retno.

Retno mengapresiasi berbagai bantuan dan tawaran yang diberikan para negara sahabat Indonesia. Ia pun meyakini kerja sama semacam ini bisa membuat seluruh negara di dunia lebih cepat mengatasi pandemi Covid-19.

“Solidaritas, kolaborasi, dan kerja sama adalah kunci agar dunia dapat segera lepas dari pandemi ini secara bersama. No one is safe until everyone is safe,” kata Menlu Retno.

(*/lk)

Pos terkait