Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir? Ini Jawaban Bos WHO

  • Whatsapp
Foto: Akhir Tahun 2021, WHO Siapkan 2 Miliar Dosis Vaksin (CNBC Indonesia TV)

JurnalPatroliNews – Jakarta,– Pandemi Covid-19 masih jauh dari usai. Namun setidaknya, menurut Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, optimistis semua akan bisa dikendalikan namun dengan langkah kesehatan pada masyarakat.

“Pandemi Covid-19 masih jauh dari usai. Namun kami punya sejumlah alasan untuk optimis. Kasus dan kematian selama dua bulan awal tahun ini mengalami penurunan menunjukkan virus dan varian nya dapat dihentikan,” kata Tedros, dikutip Reuters, Selasa (13/4/2021).

Bacaan Lainnya

Tapi dia tak menutup kemungkinan masih banyak masyarakat yang tidak menjalankan protokol kesehatan seperti pergi ke pusat keramaian. Menurut Tedros, walau transmisi masih ada tempat seperti restoran, klub malam dan pasar penuh sesak.

Orang-orang di sana juga tidak banyak yang melakukan tindakan pencegahan. Ini disebabkan karena beberapa orang yakin jika mereka muda tidak ada masalah jika tertular virus.

“Beberapa orang nampaknya mengambil pendekatan jika mereka cukup muda, itu tidak masalah jika mereka terkena Covid-19,” kata dia.

Selain itu sejumlah rumah sakit di beberapa negara penuh lagi dan orang mulai sekarat.

“Namun sekarang, unit perawatan intensif di banyak negara meluap dan orang-orang sekarat, dan itu benar-benar bisa dihindari,” ungkap Tedros.

Foto: Kasus Covid-19 meningkat di India. (AP/Birendra)

Minggu Lalu Kasus Covid-19 Meningkat 9%

Beberapa waktu lalu, India harus diterjang gelombang kedua pandemi. Negara itu juga mengalahkan Brazil menjadi negara tertinggi kedua dari jumlah infeksi dan hanya satu tingkat di bawah AS.

Ketua Tim Covid-19 WHO, Maria van Kerkhove menyebutkan terdapat kenaikan kasus selama tujuh minggu berturut-turut. Menurut laporan minggu lalu ada peningkatan kasus sebanyak 9%.

Sementara untuk kasus kematian akibat Covid-19 naik sebanyak 5%. Menurutnya pertumbuhan terjadi secara eksponensial.

“Jika Anda melihat kurva epidemi, dan laju pandemi sekarang, ini tumbuh secara eksponensial,” kata dia.

(cnbc)

Pos terkait