Pelaksanaan Vaksinasi di Buleleng Terus Dilakukan

  • Whatsapp
Ketsu Warmawan sapaan akrab Ketut Suwarmawan yang Kadis Kominfosanti Kabupaten Buleleng

JurnalPatroliNews – Buleleng,– Pemerintah Kabupaten Buleleng terus berupaya menekan terjadinya kasus baru Covid-19 di Kabupaten Buleleng. Upaya itu dilakukan dengan salah satunya pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Dilihat dari jadwal tanggal (30/09), pelaksanaan vaksinasi menyasar orang penyandang disabilitas di Desa Lokapaksa, Pangkungparuk, Joanyar, dan Pengastulan. Demikian disampaikan oleh Koordinator Bidang Data dan Informasi Ketut Suwarmawan, S.STP, MM saat memberikan rilis update penanganan Covid-19 Buleleng, Rabu sore,(29/09).

Selain menyasar disabilitas, pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Buleleng yang sudah terjadwalkan juga menyasar masyarakat umum. Adapun tempatnya sebagai berikut, Gedung Kesenian, Desa Les, Sembiran, Depeha, Bukti, Bontihing, Sangsit, Pengelatan, Kayuputih, Puskesmas Buleleng III, Puskesmas Sukasada II, dan Puskesmas Seririt II.

BACA JUGA :

“Pelaksanaan vaksinasi di akhir bulan September 2021 ini dilaksanakan mulai dari jam 08.00 wita dengan cukup membawa KTP bagi yang belum melakukan vaksinasi I dan membawa kartu sudah divaksin I bagi yang belum vaksin II,” ucap Ketsu Warmawan.

Tidak hanya itu, Ketsu Warmawan juga menegaskan bagi masyarakat yang melakukan vaksinasi agar tetap menerapkan prokes yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.

Sementara itu, terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan yang juga Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng menyebutkan sebanyak 1 pasien sembuh yang berasal dari Kecamatan Seririt.

Selain itu, di akhir pekan ni juga terdapat 5 orang konfirmasi baru, berasal dari Kecamatan Busungbiu sebanyak 2 orang, Kecamatan Banjar sebanyak 1 orang, Kecamatan Sawan sebanyak 1 orang, dan Kecamatan Sukasada sebanyak 1 orang. Kasus meninggal sebanyak 2 orang, masing-masing berasal dari Kecamatan Buleleng dan Sawan.

Terlihat data di atas, kasus konfirmasi kumulatif di Buleleng sebanyak 10.375 orang, dengan rincian; sembuh sebanyak 9.800 orang, meninggal 525 orang, dan sedang dalam perawatan 50 orang.

Pos terkait