Sosok Bupati Bekasi, KH Akhmad Marjuki yang Suka Berdakwah

Bupati Bekasi, KH Akhmad Marjuki yang suka berdakwah dan menyampaikan syiar Islam. (Foto: Mitra News)

JurnalPatroliNews – Kab. Bekasi,- Tidak ada yang berubah dari Bang Juki_panggilan akrab warga Bekasi tethadap H. Akhmad Marjuki. Meski sudah menjabat sebagai Bupati Bekasi, penampilannya tetap sederhana. Bang Juki masih suka mengenakan kaos berkerah dan celana jeans, di luar tugas kedinasan. Begitupun pesan rohani yang menyejukkan hati selalu diselipkannya di setiap momentum pertemuan dengan masyarakat.  

Kebiasaan menyelipkan pesan rohani dan syiar Islam ini biasa dilakukan Bang Juki sejak 10 tahun silam. Sehingga tak heran jika ada kesan Bupati Bekasi suka berdakwah.

Bacaan Lainnya

Di kalangan ulama nahdiyin, Bang Juki biasa biasa dipanggil dengan sebutan tambahan Kiai Haji–lengkapnya–KH. Akhmad Marjuki. Hal itu lantaran sosoknya yang agamis dan berperan aktif di organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama.

KH. Akhmad Marjuki bahkan sempat dipercaya menjabat sebagai Ketua PCNU Kabupaten Karawang periode 2012-2017– Ketua Tanfidziyah KH Akhmad Marjuki, Rois Syuriah KH Hasan Nuri Hidayatullah/ Gus Hasan.

Saat menghadiri kegiatan perayaan tahun baru masehi tanggal 1 Januari 2022 Forum Latar Indonesia di Prime Plaza Hotel Purwakarta, KH Akhmad Marjuki mengingatkan pentingnya menjaga  keseimbangan manusia sebagai mahluk individu dan mahluk sosial.

“Sesungguhnya Allah menciptakan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal,” kata KH Akhmad Marjuki mengutip Qs. Al Imron ayat 190.

Dirinya berharap, Forum Latar Indonesia dapat memaknai arti keseimbangan tersebut agar terhindar dari hal hal negatif dan perjuangan tidak sia-sia.

KH Akhmad Marjuki juga menambahkan bahwa kunci keberhasilan manusia adalah dengan ilmu. Begitupun kegiatan menuntut ilmu itu sifatnya wajib bagi setiap muslim.

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim,” kata KH Akhmad Marjuki mengutip Hadits Riwayat Ibnu Majah.

Kewajiban menuntut ilmu, kata KH Akhmad Marjuki, tidak memandang gender atau status sosial seseorang.

“Hari ini saya baru saja memetik ilmu dari kegiatan yang diselenggarakan Forum Latar Indonesia, Insya Allah berkah dan membawa keberhasilan bagi kita semua,” harapnya.

KH Akhmad Marjuki berpesan kepada seluruh jajaran Forum Latar Indonesia agar menjaga patriotisme di Kabupaten Bekasi.

Patriotisme ini merupakan jiwa kepahlawanan, rela berkorban dan pantang menyerah.

“Penting sebagai masyarakat Kabupaten Bekasi memiliki kesadaran akan patriostisme. Tidak hanya diucapkan sebatas lisan saja, tetapi juga harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya. (***)

Pos terkait