Pemkab Buleleng Raih 2 Penghargaan Tingkat Provinsi Bali

  • Whatsapp

JurnalPatroliNews Buleleng – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kab. Buleleng berhasil meraih 2 penghargaan bergengsi di tingkat Provinsi Bali. Penghargaan itu, yakni Juara I Lomba Perpustakaan untuk Umum (Desa/Kelurahan) dan Juara Harapan II Lomba Bertutur bagi Siswa-Siswi Sekolah Dasar (SD), seperti disampaikan Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Buleleng, Ketut Suweca saat dikonfirmasi Jurnalpatrolinews di Singaraja, Minggu siang (19/09).

Dijelaskan, Suweca, bahwa proses perjalanan lomba ini cukup panjang. Sebelum ke provinsi, terlebih dahulu menyelenggarakan lomba perpustakaan desa/kelurahan tingkat kabupaten. Dalam lomba tingkat Kabupaten, setiap kecamatan diwakili 1 perpustakaan desa/kelurahan setempat. Jadi ada sembilan perpustakaan yang menjadi peserta dalam lomba di tingkat Kabupaten Buleleng.

BACA JUGA :

“Dari proses penilaian itu kita akan melakukan perengkingan, siapa yang terbaik dan mendapatkan juara di tingkat kabupaten. Nantinya yang mendapat juara I yang akan kita sertakan dalam lomba di tingkat provinsi. Beruntung kita mendapatkan juara I di tingkat provinsi yang pada saat itu, Kabupaten Buleleng diwakili oleh Perpustakaan Ganesha dari Desa Pengulon Kecamatan Gerokgak,” jelasnya bangga.

Sementara itu, untuk lomba bertutur, Kadis Suweca menjelaskan, kita menunjuk Made Nesyan Acharya Nandha dari SD No. 4 Kampung Baru untuk mengikuti lomba mewakili Kab.Buleleng di tingkat Provinsi. Pada kesempatan itu Nesyan berhasil meraih juara harapan II tingkat provinsi.

Itu artinya, dijelaskan Suweca yang mantan Kadis Kominfosanti Buleleng ini mengatakan, bahwa pihaknya lakukan adalah mendampingi mereka sehingga dari sisi kompetensi SDM, pemahaman terhadap perpustakaan, dari sisi koleksi dan kerjasama akan kita dorong, sehingga banyak pihak yang membackup perpustakaan itu sendiri.

Karena, perpustakaan itu bagaimana bisa bermanfaat bagi sekelilingnya. Misalnya di Perpustakaan Pengulon itu yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk membaca di sela kegiatannya, itu yang namanya perpustakaan bersifat influsi sosial, “ujarnya.

Terkait tentang proses penilaian lomba, Suweca menerangkan, bahwa tim dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Provinsi Bali langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penilaian. Di mana lomba ini telah diselenggarakan dari tanggal 2 Agustus 2021 dan di ikiuti oleh seluruh kab/kota se-Bali.

Untuk penyerahan hadiah lomba dilaksanakan pada tanggal 15 September 2021 di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali. Hadiah diserahkan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali, Luh Ayu Aryani.

Untuk partisipasi lomba di tingkat nasional, Suweca mengatakan, bahwa pihaknya sudah mengikutinya. Pesertanya pun sama yaitu Perpustakaan Ganesha, tapi belum berhasil.

Lebih jauh, Ketut Suweca berharap dengan keberhasilan ini agar kita selalu semangat untuk membangun, menguatkan dan menjaga kehadiran perpustakaan. Sehingga akan tersedia perpustakaan-perpustakaan yang membuat masyarakat bisa berkembang tingkat literasinya, kecerdasan dan pengetahuannya dari membaca.

(*/TiR).-

Pos terkait