Bus Lepas Kendali di Akses Suramadu, 2 Orang Tewas dan 5 Terluka

JurnalPatroliNews | Bangkalan – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Akses Suramadu, Desa Burneh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Insiden yang melibatkan lima kendaraan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan Kepolisian Resor Bangkalan, kecelakaan bermula saat Bus Mandala Putra bernomor polisi M 7537 UA yang dikemudikan pria berinisial AS melaju dari arah selatan menuju utara.

Sesampainya di lokasi kejadian, bus diduga menabrak sepeda motor Honda Vario bernomor polisi W 2201 ZO yang dikendarai M dengan seorang pembonceng berinisial U. Benturan keras membuat kedua korban mengalami luka fatal.

Bus kemudian terus melaju dan menghantam beberapa kendaraan lain yang berada di depannya, yakni sebuah Toyota Avanza bernomor polisi N 1890 NB, kemudian truk Mitsubishi bernomor polisi W 9042 PC, serta truk Fuso bernomor polisi N 9144 UF.

Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menjelaskan rangkaian kecelakaan tersebut masih dalam penyelidikan petugas.

“Bus Mandala Putra menabrak sepeda motor Honda Vario, kemudian menabrak Toyota Avanza, dilanjutkan menghantam truk Mitsubishi dan truk Fuso yang berjalan searah di depannya,” ujarnya, Jumat (3/7).

Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor M (46) dan pembonceng U (40), warga Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, lima penumpang Toyota Avanza mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis. Mereka masing-masing berinisial S (75), S, H (60), K (60), dan RZ (30) yang seluruhnya merupakan warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.

Selain menimbulkan korban jiwa dan korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada seluruh kendaraan yang terlibat.

Polisi hingga kini masih melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan tersebut,” kata Ipda Agung Intama.

Petugas mengimbau para pengemudi agar selalu mematuhi batas kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jalur padat kendaraan seperti akses menuju Jembatan Suramadu, guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Komentar