JurnalPatroliNews | Jakarta — Panggung hiburan tak berhenti ketika lampu pertunjukan padam. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam Grand Final Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 justru diteruskan menjadi aksi kemanusiaan dengan donasi sebesar Rp101.575.410 untuk masyarakat terdampak bencana di Indonesia.
Donasi tersebut diserahkan Aice Group melalui Kitabisa untuk mendukung penanganan dampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, serta dampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Dana tersebut dihimpun melalui dua mekanisme partisipasi masyarakat selama Grand Final yang berlangsung pada 12–13 September 2026 di Kota Tua, Jakarta Barat.
Pembelian Produk hingga Interaksi Digital Jadi Donasi
Selama dua hari penyelenggaraan acara, sebanyak 16.758 Aice Crispy Balls terjual.
Dari penjualan tersebut terkumpul dana sebesar Rp83.790.000 yang menjadi bagian utama dari donasi kemanusiaan.
Kontribusi juga datang dari ruang digital. Siaran langsung Grand Final melalui akun TikTok Aice Indonesia mencatat 1.778.541 likes.
Aice kemudian mengonversi setiap like dengan nilai Rp10 sebagai tambahan donasi.
Dari dua bentuk partisipasi tersebut, total dana yang dihimpun mencapai Rp101.575.410.
Mekanisme ini membuat aktivitas yang berlangsung di lokasi acara maupun interaksi penonton melalui media sosial turut terhubung dengan aksi sosial.
“Satu Panggung, untuk Indonesia”
Senior Brand Manager Aice Group, Sylvana Zhong, mengatakan konsep tersebut dirancang untuk memperluas makna Aice Got You dari sekadar ruang hiburan dan kreativitas menjadi wadah kebersamaan.
Menurutnya, partisipasi masyarakat selama Grand Final menjadi bagian dari upaya membantu warga yang sedang menghadapi situasi bencana.
“Grand Final Aice Got You menunjukkan bahwa sebuah panggung kreativitas juga dapat menjadi panggung solidaritas. Sebanyak 16 ribu pembelian dan lebih dari 1,7 juta likes merepresentasikan partisipasi masyarakat yang kami konversi menjadi bantuan nyata. Kami berterima kasih kepada seluruh pengunjung, peserta, dan penonton yang telah mengambil bagian dalam gerakan bersama ini,” ujar Sylvana.
Semangat “Satu Panggung, untuk Indonesia” kemudian menjadi benang merah antara perayaan kreativitas dengan aksi kepedulian sosial.
Bantuan Menyasar Sejumlah Wilayah Terdampak Bencana
Aice menyebut bantuan akan diarahkan untuk mendukung masyarakat yang terdampak gempa bumi Flores di NTT, Karhutla di sejumlah wilayah, serta aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Dalam proses penyalurannya, Aice menggandeng Kitabisa untuk melakukan pemetaan kebutuhan, menentukan penerima manfaat, menyalurkan bantuan, sekaligus memantau distribusi di lapangan.
Head of Brand Partnership Kitabisa, Andrew Deni Yonathan, mengatakan kondisi setiap wilayah terdampak bencana tidak selalu sama sehingga kebutuhan masyarakat perlu dipetakan sebelum bantuan disalurkan.
“Setiap wilayah terdampak memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Kami akan memastikan dukungan yang dihimpun Aice dialokasikan berdasarkan kebutuhan paling mendesak dan disalurkan kepada penerima manfaat yang telah melalui proses verifikasi,” ujar Andrew.
Rincian mengenai bentuk bantuan, lokasi penyaluran, alokasi dana dan jumlah penerima manfaat akan disampaikan setelah proses verifikasi dan distribusi selesai dilakukan.
Di Tengah Situasi Darurat Bencana
Aksi tersebut dilakukan ketika sejumlah wilayah Indonesia masih menghadapi dampak bencana.
Berdasarkan materi yang disampaikan dalam rilis, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih melakukan penanganan darurat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di NTT serta Karhutla di sejumlah provinsi.
Sementara itu, evaluasi Badan Geologi per 11 September 2026 menyebut aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga.
Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan arah penyaluran bantuan agar dukungan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
Grand Final Jadi Ruang Kreativitas dan Kepedulian
Grand Final Aice Got You! Panggung Crispymu! Season 2 digelar selama dua hari di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah musisi Tanah Air, antara lain Kotak, Armand Maulana, Tipe-X, Drive, dan Semmy Blank, dengan Kresna Julio sebagai pembawa acara.
Namun, di balik panggung hiburan tersebut terdapat mekanisme partisipasi sosial yang melibatkan pengunjung secara langsung maupun penonton melalui kanal digital.
Dalam dua hari pelaksanaan, rata-rata sekitar 8.000 es krim terjual setiap hari di lokasi acara.
Salah satu produk yang menjadi bagian dari gerakan tersebut adalah Aice Crispy Balls Shine Muscat.
Produk es krim stik rasa Shine Muscat tersebut memadukan crispy balls, popping candy, dan nata de coco dalam satu produk.
Hasil penjualan produk tersebut menjadi bagian dari dana yang kemudian dihimpun untuk bantuan kemanusiaan.
Ketika Engagement Berubah Menjadi Manfaat
Sylvana mengatakan keterlibatan masyarakat tidak semata dilihat dari jumlah produk yang terjual maupun tingginya interaksi digital.
Menurut dia, partisipasi tersebut diupayakan memiliki dampak lanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Bagi kami, produk dapat menjadi bagian dari pengalaman yang lebih bermakna ketika mampu mempertemukan kegembiraan dengan kepedulian. Lewat mekanisme ini, pembelian Aice Crispy Balls Shine Muscat dan interaksi penonton tidak hanya menghasilkan angka penjualan dan engagement bagi publik, tetapi mampu melahirkan manfaat yang akan diteruskan kepada masyarakat,” katanya.
Aice dan Kitabisa selanjutnya akan menyampaikan perkembangan penyaluran bantuan setelah proses distribusi dilakukan.
Pelaporan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan dana yang dihimpun melalui partisipasi masyarakat dapat ditelusuri hingga menjadi bantuan bagi penerima manfaat.
Dari panggung hiburan di Kota Tua, lebih dari 16 ribu transaksi produk dan 1,77 juta interaksi digital akhirnya dikonversi menjadi dukungan kemanusiaan.
Melalui konsep “Satu Panggung, untuk Indonesia”, Aice menempatkan kreativitas, aktivitas konsumen, dan kepedulian sosial dalam satu rangkaian kegiatan yang diarahkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana.















Komentar