JurnalPatroliNews – Denpasar – Jajaran Komando Daerah Militer IX/Udayana menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal percepatan pembangunan infrastruktur serta optimalisasi tata kelola persampahan terpadu di wilayah Provinsi Bali
Langkah taktis tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja lapangan yang dipimpin langsung oleh Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, ke Kantor Unit Pelayanan Teknis Daerah Tempat Pembuangan Akhir Suwung, Kecamatan Denpasar Selatan, pada hari Senin
Agenda peninjauan strategis ini difokuskan untuk melihat dari dekat cetak biru rencana pembangunan akses jalan penghubung yang akan mengoneksikan kawasan TPA Suwung menuju area Pusat Sistem Pengelolaan Lingkungan Akame serta lokasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Tahura
Kedatangan rombongan perwira tinggi TNI ini disambut hangat oleh Kepala Seksi Teknis UPTD Pengolahan Sampah, I Putu Gede Wiradana, bersama jajaran fungsionaris Desa Adat Pedungan
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda didampingi secara melekat oleh Komandan Kodim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, beserta jajaran pejabat utama teras Kodim
Kehadiran unsur kekuatan militer ini menjadi representasi nyata dari kokohnya sinergitas antara aparat pertahanan, jajaran pemerintah daerah, serta elemen masyarakat adat dalam menyukseskan proyek strategis daerah
Rombongan langsung bergerak melakukan peninjauan fisik ke rute lahan yang diproyeksikan menjadi jalur pembukaan jalan baru dari arah TPA Suwung memotong jalur TPST Tahura hingga menembus kawasan Akame
Di titik lokasi peninjauan, tim gabungan melakukan pemetaan mendalam mengenai karakteristik lahan, akurasi rute marka jalan, hingga mengantisipasi potensi kendala teknis maupun sosial yang berpeluang muncul saat eksekusi konstruksi dimulai
Pihak otoritas KUPTD TPA Suwung memaparkan bahwa koridor jalan baru ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi karena akan bertindak sebagai urat nadi utama dalam mempermudah distribusi logistik sampah secara modern dan ramah lingkungan
Turut hadir memperkuat tim peninjau dari unsur TNI antara lain Kasdim 1611/Badung, Pabung Dim 1611/Badung, Danramil 1611-02/Denpasar Selatan, serta perwakilan Topografi Kodam IX/Udayana, Kapten Made Arta
Sedangkan dari unsur kewilayahan tampak hadir Lurah Pedungan, Jero Bendesa Adat Pedungan, serta pemangku spiritual Mangku Pura Dalem Satru TPA Suwung
Keterlibatan aktif para tokoh adat dan pemangku spiritual ini menjadi garansi bahwa megaproyek infrastruktur ini mengantongi dukungan moral penuh dari masyarakat lokal tanpa menabrak koridor kearifan lokal Bali
Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda menegaskan bahwa ketahanan lingkungan yang sehat sangat dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur penunjang yang modern dan tertata rapi
Pihaknya meminta agar formula perencanaan akses jalan ini digodok secara matang lewat koordinasi lintas sektoral yang intensif dengan tetap mengedepankan aspek kelayakan AMDAL serta masukan warga sekitar
Pihak Kodam IX/Udayana meyakinkan bahwa institusi TNI siap memfasilitasi dan mengawal penuh agar program revitalisasi lingkungan ini segera terealisasi demi kebersihan Kota Denpasar
Senada dengan hal itu, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan menggarisbawahi bahwa jajaran Kodim Badung memberikan dukungan satu komando terhadap proyek jalan tembus ini
Ia menilai integrasi kerja antara TNI, birokrat, dan tetua adat menjadi kunci utama agar pembangunan fasilitas publik ini berdaya guna tinggi tanpa mencederai tatanan sosial kebudayaan masyarakat
Seluruh rangkaian peninjauan lokasi batas wilayah tersebut berakhir dalam situasi yang kondusif, aman, dan melahirkan kesepakatan koordinasi berkelanjutan hingga tahap konstruksi fisik dimulai









Komentar