JurnalPatroliNews | Sidoarjo – Kepolisian memastikan informasi yang beredar di media sosial mengenai penangkapan pria misterius yang diduga terlibat dalam kasus tewasnya Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati, tidak benar.
Hingga kini, aparat masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas sekaligus keberadaan pria yang terakhir terlihat bersama korban sebelum jasadnya ditemukan di dalam mobil dinas di kawasan parkir Terminal 1 Bandara Juanda, Sidoarjo.
Kapolsek Sedati, Iptu Masyita Dian Sugiantoro, menegaskan bahwa kabar mengenai pelaku yang telah diamankan aparat hanyalah informasi palsu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Informasi yang menyebut pelaku sudah ditangkap oleh kepolisian itu hoaks,” tegas Masyita, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, penyelidikan justru menghadapi tantangan baru setelah foto pria yang diduga bersama korban tersebar luas di berbagai platform media sosial.
Ia menilai penyebaran foto tersebut berpotensi menghambat proses pengejaran karena dapat membuat orang yang dicari lebih waspada dan berupaya menghilangkan jejak.
“Wajahnya sudah tersebar ke mana-mana. Itu justru membuat proses pencarian menjadi lebih sulit,” ujarnya.
Sementara itu, kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, mengatakan pihak keluarga tidak mengetahui siapa pihak yang pertama kali menyebarkan rekaman CCTV maupun foto pria misterius tersebut.
Menurut Risang, keluarga hanya berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan memberikan kepastian hukum atas kematian korban.
Ia menjelaskan bahwa rekaman video yang kini beredar awalnya berasal dari akun media sosial milik korban yang saat itu belum diatur menjadi privat.
“Keluarga tidak mengetahui siapa yang pertama menyebarkan foto maupun video tersebut. Harapan kami tentu pelaku segera ditangkap. Soal akun korban, kemungkinan kini sudah diprivat karena telepon selulernya menjadi barang bukti penyidikan,” katanya.
Kasus ini menyita perhatian publik setelah jasad Ruly Yunis Setiawati, yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan, ditemukan membusuk di dalam mobil dinas Toyota Innova berpelat merah M 1090 GP di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda pada Rabu (25/6/2026).
Penemuan mayat bermula ketika sejumlah pengemudi ojek online mencium aroma tidak sedap yang berasal dari kendaraan tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban ditemukan telah meninggal dunia. Sejumlah barang berharga miliknya juga dilaporkan hilang.
Hasil penyelidikan sementara mengungkap bahwa sebelum ditemukan meninggal, korban datang ke Bandara Juanda bersama seorang pria yang mengenakan masker. Sosok pria tersebut kini masih menjadi fokus pencarian aparat kepolisian.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta tidak menyebarkan kabar yang berpotensi mengganggu proses penyelidikan. Aparat memastikan seluruh perkembangan kasus akan disampaikan secara resmi setelah didukung bukti dan hasil penyidikan yang valid.















Komentar