JurnalPatroliNews – Maros – Sebuah insiden kebakaran maut dilaporkan menghanguskan sebuah rumah di kawasan Dusun Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Peristiwa tragis yang terjadi pada Kamis dini hari tersebut mengakibatkan seorang balita perempuan berusia empat tahun meninggal dunia akibat terjebak kobaran api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros Jufri Samad mengonfirmasi bahwa korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar tidur.
Jufri menjelaskan bahwa kobaran api diduga kuat pertama kali muncul dari area dapur sebelum akhirnya menjalar dengan cepat dan menghanguskan seluruh bangunan rumah.
Pada saat musibah kebakaran tersebut terjadi, di dalam rumah hanya ada istri pemilik rumah bersama dua orang anaknya yang masih kecil.
Sang ibu bersama anak bungsunya yang masih bayi dilaporkan sedang tertidur lelap sehingga tidak menyadari datangnya ancaman bahaya sejak awal.
Ketika tersentak bangun, sang ibu mendapati kobaran api sudah membesar dan langsung bergegas menyelamatkan bayinya keluar dari kepungan asap.
Namun karena situasi yang sangat panik dan api yang terlanjur merembet, nyawa anak sulungnya yang masih balita gagal diselamatkan dari dalam kamar.
Aparat setempat menduga korban yang menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut tengah tertidur pulas karena insiden berlangsung pada tengah malam.
Sementara itu, pemilik rumah bernama Jirman diketahui sedang tidak berada di lokasi kejadian karena pergi menonton siaran langsung pertandingan sepak bola di rumah tetangganya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pendataan awal di lapangan, kebakaran ini dipicu oleh adanya kebocoran pada regulator tabung gas dapur.










Komentar