JurnalPatroliNews | Banjarbaru – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan terus diperkuat melalui kerja sama lintas instansi. Lanud Sjamsudin Noor bersama satuan tugas gabungan dan relawan melaksanakan upaya pemadaman di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, tepatnya di depan RSJ Sambang Lihum, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Minggu (11/10/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi untuk mendukung upaya lanjutan penanggulangan karhutla KSPEAN Kalimantan Selatan. Apel tersebut dipimpin Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, dunia usaha, serta relawan.
Dalam arahannya, Hanif menekankan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan bersama dari seluruh unsur yang memiliki peran dan sumber daya terkait. Kolaborasi dinilai penting untuk mendukung kelancaran operasi sekaligus mempercepat penanganan kebakaran di lapangan.
Ia juga mendorong dunia usaha agar berkontribusi dalam upaya penanggulangan melalui dukungan personel maupun bantuan materiil. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat kapasitas petugas dalam menghadapi ancaman karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.
Setelah apel selesai, personel gabungan melanjutkan kegiatan dengan melakukan pemadaman di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.
Dari unsur Lanud Sjamsudin Noor, Satgas Darat Karhutla dipimpin Ps. Kaurfuh Gakkum Kum Lanud Sjamsudin Noor, Letda Kum Aldi Soleh Pandawa, S.H., dengan melibatkan 15 personel. Mereka bergabung bersama unsur pemadam lainnya dalam upaya penanganan kebakaran di lokasi tersebut.
Operasi pemadaman ini melibatkan Satgas Karhutla BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Satgas Karhutla Lanud Sjamsudin Noor, Satgas Karhutla Yonif TP 828, serta relawan pemadam kebakaran BPK Provinsi Kalimantan Selatan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan pentingnya koordinasi dan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi karhutla. Dukungan antarlembaga diperlukan agar upaya penanganan di lapangan dapat berjalan lebih terarah, sekaligus membantu menekan risiko meluasnya kebakaran.
Lanud Sjamsudin Noor menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penanggulangan karhutla melalui pengerahan personel, kesiapan operasional, dan sinergi dengan instansi terkait. Langkah ini ditujukan untuk membantu mencegah penyebaran api serta mengurangi potensi dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat.
Melalui kerja sama TNI, pemerintah daerah, instansi penanggulangan bencana, dunia usaha, dan relawan, upaya pengendalian karhutla di Kalimantan Selatan diharapkan dapat berlangsung secara terkoordinasi dan berkelanjutan.















Komentar