Kodaeral IV Diguyur Dua Penghargaan, Dari Bongkar Narkoba hingga Layani Masyarakat

JurnalPatroliNews | Tanjungpinang — Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV menerima dua penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat pesisir.

Dua penghargaan tersebut diterima Komandan Kodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla dalam kegiatan groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, Kamis (24/9/2026).

Momentum tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

Dua Penghargaan untuk Kodaeral IV

Penghargaan pertama diberikan atas prestasi dan kontribusi Kodaeral IV dalam membantu pengungkapan tindak pidana narkotika di wilayah Kepulauan Riau.

Sejumlah pengungkapan besar menjadi bagian dari capaian tersebut. Di antaranya penyitaan 1,3 ton ketamin dari kapal kargo MV King Sun di perairan Berakit, Bintan, pada 6 Agustus 2026.

Selanjutnya, aparat mengungkap peredaran 2,6 ton metamfetamin atau sabu dari kapal MV Ocean Porter di perairan Karimun Anak pada 17 Agustus 2026.

Pengungkapan berikutnya terjadi di wilayah perairan Kepulauan Anambas pada 22 Agustus 2026. Dari kapal general cargo MV Fuchangxing 1, aparat mengamankan sekitar 800 kilogram ketamin.

Rangkaian pengungkapan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama aparat penegak hukum dalam mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap narkotika melalui jalur laut di wilayah Kepulauan Riau.

Apresiasi untuk Program Kampung Bahari Nusantara

Penghargaan kedua diberikan kepada Komandan Kodaeral IV atas pelaksanaan Program Kampung Bahari Nusantara (KBN) Tahun 2026, khususnya kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial di Pulau Penyengat Warna-Warni.

Program tersebut menjadi bagian dari pendekatan TNI AL dalam membangun kedekatan dengan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir dan pulau-pulau.

Melalui kegiatan KBN, TNI AL tidak hanya menjalankan tugas pertahanan dan keamanan laut, tetapi juga menghadirkan pelayanan sosial dan kesehatan bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat kemanunggalan TNI AL dengan masyarakat serta membangun kepedulian terhadap kondisi sosial warga di wilayah pesisir.

Sinergi Keamanan dan Kesejahteraan

Pemberian dua penghargaan tersebut memperlihatkan adanya sinergi antara Kodaeral IV dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam menjaga keamanan wilayah sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Posisi geografis Kepri yang terdiri atas banyak pulau dan berbatasan langsung dengan jalur pelayaran internasional membuat pengawasan wilayah laut menjadi salah satu aspek penting.

Dalam konteks tersebut, keberhasilan pengungkapan narkotika menjadi bagian dari upaya menjaga wilayah perairan Kepri dari ancaman kejahatan lintas negara.

Di sisi lain, pelaksanaan KBN menunjukkan dimensi pengabdian TNI AL yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat pesisir.

Komandan Kodaeral IV beserta jajaran pun berkomitmen mempertahankan dan memperkuat kerja sama lintas sektor bersama pemerintah daerah serta unsur terkait.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya Kepulauan Riau yang aman, kondusif, sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pulau-pulau terluar.

Dua penghargaan yang diterima Kodaeral IV menjadi catatan atas kontribusi TNI AL dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan laut sekaligus menghadirkan pengabdian yang dirasakan langsung masyarakat.

Komentar