Rocky Gerung Bakal Digusur, Fadli Zon dan Lieus Sungkharisma Minta Sofyan Djalil hingga Jokowi Turun Tangan

  • Whatsapp
Fadli Zon dan Lieus Sungkharisma (Dok tangkapan layar)

JurnalPatroliNews Jakarta – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Fadli Zon menilai apa yang terjadi dengan Rocky Gerung merupakan fenomena gunung es. Menurut Fadli, banyak warga yang mengadukan persoalan yang menyangkut sengketa tanah kepadanya, termasuk lahan yang diklaim milik PT Sentul City.

“Karena diduga prosedurnya itu nggak tepat. Sementara warga nggak pernah diajak konsultasi, komunikasi dan juga izin. Mereka ini sudah menguasai secara fisik dari tahun 35-an,” ujar Fadli Zon saat berbincang dengan Aktivitis Thionghoa, Lieus Sungkharisma di Channel Youtube-nya, dikutip Senin (20/9).

BACA JUGA :

Kita berharap sebenarnya ada keberpihakan dari negara kepada rakyat, apalagi didengung-dengungkan bahkan dilaksanakan oleh Pemerintah oleh Pak Jokowi pembagian sertifikat gratis.

“Tapi warga sudah berkali-kali mereka berusaha meminta sertifikat kepemilikan tanah tapi selalu mental. Ini menurut saya Menteri BPN perlu segera intervensi, kalau kita berpihak kepada rakyat janganlah rakyat dikorbankan untuk kepentingan korporasi. Pasti ada jalan keluar dan prosedurnya harus ada pembebasan,” ungkap Fadli Zon.

Di sisi lain, menurut Fadli Zon, jika kedua belah pihak saling ngotot akan berpotensi menimbulkan kegaduhan dan bentrokan yang sangat berbahaya.

“Bentrokan dengan rakyat, ini kan daerah yang dekat dengan Jakarta (Kabupaten Bogor) dan belum lagi di daerah lain yang menimbulkan satu korban di masyarakat. Mudah-mudahan hikmah dari kasus Rocky Gerung ini masyarakat yang ada di Desa Bojongkoneng, Cijayanti dan merasa sudah melakukan pajak bumi dan bangunan, listrik bahkan terkena juga program pemerintah yang namanya “rumah tidak layak huni”, itu pakai dana APBN, artinya sudah ada pengakuan dari negara.

Kita sebagai warga negara yang berakal sehat harus ikut membantu masyarakat untuk memperjuangkan hak mereka,” tuturnya.

Sementara Liues Sungkharisma menilai, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil harus turun tangan menangangi persoalan yang dihadapi warga tersebut.

Liues juga meminta Joko Widodo melakukan tindakan dalam 3 tahun masa jabatannya sebagai Presiden.

“Bapak (Sofyan Djalil) turun tangan pak, lakukan, berikan tanah untuk rakyat, tanah untuk rakyat ini menjadi penting. Pak Jokowi Presiden tinggal 3 tahun. Cukup 3 tahun lawan Covid-19, berantas korupsi, hak tanah untuk rakyat diperjuangkan. Kalau 3 ini beres, maka Pak Jokowi akan tercatat Presiden yang peduli kepada rakyat, yang kurus kering mikirin rakyat,” tandasnya.

Pos terkait