Rumah Pedagang di Buleleng Dilalap Api, Damkar Tempuh Waktu 5 Menit ke Lokasi

JurnalPatroliNews | Singaraja — Suasana dini hari di Banjar Galiran, Desa Baktiserage, Kabupaten Buleleng, mendadak mencekam setelah satu unit rumah milik Made Sakri, 77 tahun, dilalap api pada Minggu (27/9/2026).

Rumah yang berada di Jalan Laksamana Nomor 126 itu terbakar saat sebagian besar warga masih terlelap. Laporan mengenai kejadian diterima Pos Induk Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng sekitar pukul 02.28 WITA.

Respons petugas berlangsung cepat. Armada pemadam langsung bergerak menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) dan tiba sekitar lima menit setelah laporan diterima.

Api Menghanguskan Rumah Warga

Setibanya di lokasi, petugas langsung menghadapi kobaran api yang telah membakar bagian rumah milik Made Sakri.

Untuk mempercepat penanganan, Damkar Buleleng mengerahkan kekuatan gabungan dari tiga pos, yakni Pos Induk, Pos Seririt dan Pos Kubutambahan.

Sebanyak 30 personel diterjunkan bersama tiga armada pemadam.

Petugas kemudian melakukan penyekatan dan pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan di sekitar lokasi.

Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Tim membutuhkan waktu sekitar 1 jam 23 menit hingga kobaran api dinyatakan benar-benar berhasil dikendalikan.

Tiga Tangki Air Digunakan

Dalam proses penanganan, sedikitnya tiga tangki air digunakan untuk menjinakkan kobaran api.

Pergerakan personel dilakukan secara bergantian untuk memastikan titik api yang masih menyala dapat ditangani secara menyeluruh.

Setelah melalui proses pendinginan dan memastikan tidak terdapat lagi bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan, petugas akhirnya menyatakan api padam sepenuhnya.

Kecepatan respons menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan kejadian tersebut. Dari laporan yang masuk pukul 02.28 WITA, petugas sudah berada di lokasi sekitar lima menit kemudian.

Tidak Ada Korban Jiwa

Meski rumah tersebut mengalami kerusakan akibat kebakaran, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Warga sekitar turut memperhatikan proses pemadaman dari jarak aman sembari menunggu api sepenuhnya berhasil dikendalikan.

Kondisi bangunan setelah kebakaran masih dalam penanganan dan pendataan untuk mengetahui tingkat kerusakan serta nilai kerugian yang ditimbulkan.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui.

Pihak berwenang masih melakukan proses penyelidikan untuk memastikan titik awal munculnya api dan faktor yang memicu kebakaran.

Nilai kerugian material juga belum dapat dipastikan karena proses pendataan masih berlangsung.

Dengan selesainya proses pemadaman, petugas Damkar Buleleng memastikan situasi di lokasi kembali terkendali. Penanganan selanjutnya diarahkan pada pemeriksaan area yang terbakar serta pengumpulan informasi untuk mendukung penyelidikan penyebab kejadian.

Peristiwa di Baktiserage kembali menunjukkan pentingnya kecepatan laporan dan respons petugas dalam menghadapi kebakaran, terutama pada waktu dini hari ketika aktivitas warga relatif minim.

Dalam kasus ini, jeda sekitar lima menit sejak laporan diterima hingga armada tiba menjadi bagian penting dari respons darurat Damkar Buleleng terhadap kebakaran rumah milik warga.

Komentar