Target Besar Unpad! Ferry Juliantono Ajak Alumni Bersatu Kejar 300 Besar Dunia

JurnalPatroliNews | Jatinangor — Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menempatkan kekuatan jejaring alumni sebagai salah satu modal untuk mendorong peningkatan reputasi dan daya saing Universitas Padjadjaran di tingkat nasional maupun global.

Ketua Umum IKA Unpad, Ferry Juliantono, menyampaikan target agar Unpad dapat masuk jajaran 300 universitas terbaik dunia sekaligus menembus lima besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferry saat menghadiri Puncak Reuni Akbar Alumni Universitas Padjadjaran 2026 bertajuk “Homecoming Festival – Kembali ke Jatinangor, Kembali ke Jati Diri” di Lapangan Merah Kampus Unpad, Jatinangor, Sabtu malam (19/9/2026).

Alumni Jadi Kekuatan Strategis

Ferry mengatakan target tersebut membutuhkan konsolidasi seluruh potensi alumni Unpad yang tersebar di berbagai bidang dan daerah.

Menurutnya, alumni memiliki pengalaman, jaringan, pengetahuan, serta sumber daya yang dapat dikolaborasikan untuk mendukung perkembangan almamater.

“Mohon doa dan dukungan kita semua, posisi Unpad sekarang di Indonesia adalah yang ke enam. Mari kita bersama-sama berjuang supaya Unpad yang kita cintai ini dalam waktu 1-2 tahun ke depan bisa naik ke tingkat menjadi 300 besar dunia dan lima besar universitas terbaik di Indonesia,” kata Ferry.

Target 300 besar dunia juga menjadi bagian dari arah penguatan hubungan antara kampus dan alumni. Dalam rangkaian Homecoming Festival, hubungan tersebut tidak hanya dikemas sebagai reuni, tetapi juga diarahkan menjadi ruang kolaborasi dan kontribusi alumni bagi almamater.

Pulang ke Kampus, Bangun Kolaborasi

Ferry mengajak para alumni untuk tidak berhenti pada kegiatan reuni. Momentum berkumpulnya alumni dari berbagai generasi dinilai dapat menjadi kesempatan untuk mengonsolidasikan potensi yang selama ini berkembang di luar kampus.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus IKA Unpad yang sudah menyelenggarakan acara yang luar biasa malam hari ini dan pada seluruh alumni dari berbagai daerah di Indonesia, malam ini kita bisa mengkonsolidasikan alumni-alumni Unpad dari semua tempat,” ujarnya.

Semangat tersebut sejalan dengan konsep Homecoming Festival yang mempertemukan alumni lintas generasi, mahasiswa, keluarga, komunitas, dan masyarakat. Sejumlah agenda yang digelar meliputi penanaman dan adopsi pohon, Career Talk, pentas seni, bazar UMKM dan unit usaha Unpad, hingga Jatinangor Music Fest.

Jatinangor Music Fest Hadirkan Ribuan Pengunjung

Rangkaian kegiatan kemudian mencapai puncaknya melalui Jatinangor Music Fest yang menghadirkan Dewa 19, Maliq & D’Essentials, dan Bernadya.

Festival musik tersebut menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-69 Unpad sekaligus ruang pertemuan alumni dan masyarakat di lingkungan kampus. Dokumentasi ANTARA juga menunjukkan pertunjukan Dewa 19, Maliq & D’Essentials, serta Bernadya berlangsung di Kampus Unpad pada Sabtu (19/9/2026).

Ferry menyebut antusiasme terhadap acara cukup tinggi. Berdasarkan laporan yang diterimanya dari Polda Jawa Barat, jumlah pengunjung disebut mencapai sekitar 15 ribu orang.

Melihat tingginya partisipasi tersebut, IKA Unpad bersama pihak universitas membuka peluang agar Jatinangor Music Fest dapat kembali digelar sebagai agenda tahunan dalam rangkaian perayaan Dies Natalis Unpad.

“Malam acara hari ini adalah acara Unpad Music Fest Jatinangor Music Fest dengan tema Homecoming Fest. Artinya kita kumpul semua di sini dan IKA Unpad bersama panitia dies natalis mempersembahkan acara malam ini buat kalian semua yang hadir untuk merayakan kegembiraan ulang tahun Unpad yang kita cintai ini,” ujar Ferry.

Reuni sebagai Jembatan Alumni dan Kampus

Kepala Kantor Kemitraan Alumni dan Dana Abadi Universitas Padjadjaran, Prita Amalia, mengatakan Homecoming Festival dirancang sebagai ruang bagi alumni untuk kembali terhubung dengan almamater.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi alumni untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan terbaru Unpad sekaligus membuka ruang kolaborasi.

“Harapannya setiap tahun nanti kita bisa buat lagi kegiatan yang serupa. Jadi bagaimana alumni itu bisa kembali ke rumahnya, bersilaturahmi, bertemu teman-teman lama, sekaligus mendapatkan berbagai informasi terbaru dari Unpad sehingga terjalin kolaborasi antara alumni dan kampus,” ujar Prita.

Menurut Prita, penyelenggaraan berikutnya diharapkan dapat dipersiapkan dengan lebih baik sehingga memberikan pengalaman yang semakin positif bagi alumni maupun sivitas akademika.

Target Global dan Peran Alumni

Upaya menuju target global tersebut menempatkan alumni sebagai bagian dari ekosistem pengembangan universitas. Dalam agenda Homecoming Festival, Unpad dan IKA Unpad sama-sama menekankan pentingnya hubungan yang berkelanjutan antara kampus dan alumni.

Rektor Unpad Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita sebelumnya juga menyebut alumni sebagai bagian penting dalam perjalanan Unpad dan mitra dalam memperluas jejaring serta kolaborasi universitas.

Dengan demikian, target masuk 300 besar universitas dunia yang disampaikan Ferry tidak hanya ditempatkan sebagai agenda pemeringkatan, tetapi juga dikaitkan dengan penguatan jejaring, kontribusi alumni, kolaborasi, riset, pendidikan, dan manfaat universitas bagi masyarakat.

Homecoming Festival 2026 pun menjadi momentum untuk mempertemukan kembali keluarga besar Unpad sekaligus membangun agenda bersama menuju fase pengembangan universitas berikutnya.

Komentar