Kisah Mitos Tol Purbaleunyi Penyebab Kecelakaan

  • Whatsapp
Kecelakaan di Tol Purbaleunyi sering dikaitkan dengan mitos Gunung Hejo.

JurnalPatroliNews – Tol Cipularang kerap jadi pembicaraan maut. Tepatnya di kilometer 90-100 arah Bandung-Jakarta, beberapa kecelakaan banyak terjadi hingga menelan korban.

Tak sedikit yang mengait-ngaitkan Tol Cipularang dengan mitos yang menyelimuti daerah tersebut.

BACA JUGA :

Beberapa masyarakat di sekitar Tol Cipularang percaya, kecelakaan maut di tol tersebut berkaitan dengan Gunung Hejo.

Gunung Hejo, disebut-sebut sebagai lokasi yang angker. Dipercayai, dulunya Raja Pajajaran, Prabu Siliwangi kerap bertapa di Gunung Hejo.

Jadi, Gunung Hejo adalah tempat petilasan.

Di samping Tol Cipularang, terdapat anak tangga yang langsung menuju ke petilasan tersebut.

Adapun wujud petilasan itu menyerupai makam dengan batu terbungkus kain putih.

Konon, Prabu Siliwangi dulunya kerap bertapa di batu tersebut.

Karena itu, petilasan itu kerap dikunjungi peziarah, baik sebelum maupun setelah Tol Cipularang dibangun, petilasan tersebut kerap dikunjungi peziarah.

Peziarah tak hanya berasal dari Bandung, tapi ada juga yang datang dari Jakarta, Bogor, Karawang, hingga Jawa Tengah.

Gunung Hejo tersebut berlokasi di Kecamatan Darangdan, Purwakarta, tepatnya di Tol Cipularang kilometer 96,2. Jika dari arah tol Bandung menuju Jakarta, bukit itu berada di sebelah kiri.

Tol Pufbaleunyi diantara perbukitan Gunung Hejo, Purwakarta.

Konon, saat pembangunan Tol Cipularang, sempat ada kesulitan. Pihak kontraktor kala itu dikabarkan sempat berusaha menembus Gunung Hejo untuk dijadikan tol. Kendati demikian, usaha tersebut gagal.

Gunung Hejo ternyata tak bisa dirobohkan.

Cerita mistis Tol Purbaleunyi KM 90 banyak diungkapkan warganet. Mereka umumnya mengaku pernah mengalami kejadian misterius seperti melihat sosok makhluk gaib.

Bahkan, mitos tersebut dipercaya sebagai salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas yang marak terjadi di Tol Purbaleunyi. Salah satunya adalah tabrakan beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan di antara Kilometer 96-90 pada 2019 lalu.

Pos terkait