Sadis! Pemerkosa dan Pembunuh Janda di Kebun Karet Tebo Ternyata Rekan Kerja Korban

  • Whatsapp
Polisi berhasil membekuk pelaku pemerkosaan dan pembunuhan seorang janda yang jasadnya dibuang di dalam kebun. Foto pelaku usai ditembak Polisi/iNews TV/Budi S

JurnalPatroliNews, Tebo – Tim Sultan Satreskrim Polres Tebo bersama Tim Unit Reskrim Polsek VII Koto Ilir berhasil membekuk pelaku pemerkosaan dan pembunuhan seorang janda yang jasadnya dibuang di dalam kebun. Pelaku Isdianto (23) tak lain adalah merupakan rekan korban kerja sebagai penyadap kebun karet.

Isdianto yang merupakan warga Desa Rimbo Mulyo, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi merupakan seorang petani kebun karet. Dimana kebun korban bersebelahan dengan kebun tempat pelaku bekerja menyadap karet milik orang.

Kapolres Tebo AKBP Gunawan Trilaksono mengatakan, bahwa memang pelaku melakukan perbuatannya sepertinya direncanakan. Karena saat itu pelaku mengetahui korban sering pergi ke kebun untuk menderes karet.

“Saat itu korban dipukul dengan kayu dari belakang hingga pingsan lalu diperkosa dengan tangan terikat dan mulut ditutup dengan celana dalam korban. Setelah puas melampiaskan nafsunya korban diseret sejauh 60 meter ke dalam kebun,” kata Kapolres Tebo AKBP Gunawan Trilaksono.

Perbuatan bejat itu, kata Kapolres Tebo, dilakukan pelaku karena bernafsu terhadap korban setelah pelaku sering menonton situs film porno yang disimpan di handphone android miliknya.

Namun tidak sampai 24 jam Polisi langsung berhasil mengungkap dan menangkap pelaku di kebun miliknya yang berlokasi di Kilometer 08, Desa Pasir Mayang, Kecamatan VII Koto Ilir, Kabupaten Tebo, Jambi.

“Namun saat diamankan petugas pelaku yang menccoba melawan langsung dilumpuhkan dengan timah panas ketika hendak melarikan diri,” timpalnya.

Pelaku Isdianto mengaku hilap melakukan perbuatannya dirinya memang membunuh dan memperkosa korban.

“Saat ini pelaku Isdianto bersama barang bukti motor korban dan tas milik korban yang dibuang pelaku jauh dari lokasi pembunuhan diamankan di Polres Tebo guna penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.

(sdn)

Pos terkait