Pergantian Sekjen Gerindra, Prabowo Dorong Kader Ideologis Ambil Peran Strategis

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menilai keputusan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengganti posisi Sekretaris Jenderal dari Ahmad Muzani kepada Sugiono merupakan bagian dari agenda kaderisasi di tubuh partai.

Menurut Hendri, langkah tersebut menandakan Gerindra tengah menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman. “Pergantian ini bagian dari proses regenerasi. Meski tak lagi menjadi sekjen, Muzani tetap mendapat posisi terhormat di partai,” ujarnya dalam pernyataan yang disampaikan melalui kanal YouTube, Minggu, 10 Agustus 2025.

Ia menambahkan, keputusan ini juga memberi tantangan baru bagi Sugiono sekaligus ruang lebih besar bagi “anak ideologis” Prabowo untuk ikut membesarkan partai. “Selain kaderisasi, saya melihat Pak Prabowo ingin para kader ideologisnya mendapat posisi penting untuk bersama membangun Gerindra. Ia tak ingin mereka kehilangan kesempatan berperan,” kata Hendri.

Selama ini, publik melihat duet Prabowo dan Muzani sudah berlangsung cukup lama, sementara kader ideologis lainnya telah memegang peran masing-masing dalam melanjutkan perjuangan partai. Hendri menegaskan, langkah ini tidak mengurangi kontribusi kader-kader lain yang sudah memiliki porsi kerja tersendiri.

Pendiri Lembaga Survei Kedai KOPI itu menganalogikan strategi politik Prabowo seperti permainan catur. “Seorang ahli strategi tak mungkin memindahkan bidak tanpa memikirkan langkah berikutnya. Posisi sekjen itu sangat prestisius dan menuntut konsentrasi penuh. Jadi reshuffle ini bukan sekadar soal siapa yang menduduki kursi tersebut,” tutup Hendri.