JurnalPatroliNews | Sumedang — Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa meninjau kesiapan satuan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Jawa Barat.
Peninjauan dilakukan di Yonif TP 339/Jaya Perkasa, Sumedang, dan Yonif TP 338/Talaga Manggung, Majalengka, Jumat (25/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung kesiapan satuan dalam menjalankan tugas sekaligus memastikan keberadaan Yonif TP memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah penugasannya.
Kesiapan Satuan Jadi Perhatian
Yonif TP memiliki fungsi yang tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan, tetapi juga mendukung pelaksanaan tugas teritorial serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Karena itu, peninjauan tidak semata diarahkan pada aspek kesiapan dan kemampuan satuan dalam melaksanakan tugas.
Dampak keberadaan satuan terhadap lingkungan sekitar serta manfaat yang dapat dirasakan masyarakat juga menjadi bagian yang diperhatikan dalam kunjungan tersebut.
Konsep tersebut menempatkan satuan TNI sebagai bagian dari lingkungan sosial di wilayahnya, dengan tetap menjalankan tugas pokok pertahanan dan teritorial.
Dorong Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Keberadaan Yonif TP juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.
Sinergi tersebut diperlukan agar pelaksanaan tugas teritorial dapat berjalan sejalan dengan kebutuhan pembangunan serta kondisi sosial di wilayah masing-masing.
Dalam konteks tersebut, satuan diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah maupun masyarakat sehingga keberadaannya dapat memberikan kontribusi positif.
Bukan Hanya Soal Pertahanan
Peninjauan terhadap Yonif TP 339/Jaya Perkasa dan Yonif TP 338/Talaga Manggung juga menegaskan pentingnya melihat peran satuan secara lebih luas.
Selain mendukung kepentingan pertahanan, keberadaan satuan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Kontribusi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas teritorial yang menempatkan hubungan TNI dengan masyarakat sebagai salah satu unsur penting.
Dengan demikian, kesiapan satuan tidak hanya diukur dari kemampuan internal dalam menjalankan tugas, tetapi juga dari kemampuan membangun sinergi dengan lingkungan strategis di sekitarnya.
Perkuat Kesiapan Yonif TP
Peninjauan Wapang TNI bersama Menhan dan Wakasad diharapkan menjadi bagian dari evaluasi sekaligus dorongan untuk meningkatkan kesiapan Yonif TP.
Satuan dituntut mampu menjalankan tugas sesuai fungsi dan kewenangannya, sekaligus menjaga hubungan yang konstruktif dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Keberadaan Yonif TP 339/Jaya Perkasa di Sumedang dan Yonif TP 338/Talaga Manggung di Majalengka diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi wilayah, tanpa mengesampingkan fungsi utamanya dalam mendukung kepentingan pertahanan negara.
Peninjauan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa aspek kesiapan satuan dan manfaat keberadaan TNI bagi masyarakat menjadi dua hal yang berjalan beriringan dalam pengembangan Yonif TP.














Komentar