Rencana SpaceX untuk Menjatuhkan ISS
SpaceX berencana memodifikasi Cargo Dragon yang ada dengan menambahkan bagasi baru yang lebih bertenaga dan memasang 46 mesin Draco, jauh lebih banyak daripada Dragon standar. Kendaraan deorbit yang akan dihasilkan akan memiliki panjang dua kali lipat dari Dragon biasa, serta dilengkapi dengan bahan bakar enam kali lebih banyak untuk menghasilkan tenaga empat kali lipat.
Sarah Walker, direktur manajemen misi Dragon di SpaceX, menyatakan bahwa tantangan terbesar dalam misi ini adalah pembakaran terakhir yang akan mendorong ISS ke tempat pembuangan akhirnya.
“Pembakaran ini harus cukup kuat untuk menggerakkan seluruh stasiun luar angkasa sambil menahan torsi dan gaya yang disebabkan oleh peningkatan hambatan atmosfer, untuk memastikan bahwa stasiun tersebut dapat berhenti di lokasi yang diinginkan,” kata Walker, seperti dikutip dari Science Alert, Senin (22/7/2024).
ISS dijadwalkan untuk mendarat di lautan terpencil di wilayah Pasifik Selatan, meski NASA belum menentukan lokasi pastinya. Dengan ukurannya yang sebesar lapangan sepak bola, NASA berusaha memastikan bahwa pesawat tersebut tidak akan menabrak area lain selain laut lepas saat jatuh dari luar angkasa.














