TP.ai FAB Resmi Diluncurkan, Hadirkan Sinergi AI dan Keahlian Manusia

JurnalPatroliNews – Jakarta – TP Indonesia yang sebelumnya dikenal sebagai Teleperformance kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin layanan bisnis digital dengan meresmikan TP.ai FAB. Peluncuran berlangsung pada Kamis, 11 Desember 2025, di RDTX Square, Jalan Dr. Satrio, Jakarta Selatan.

CEO TP Indonesia Michael Wullur menyampaikan bahwa kehadiran TP.ai FAB menjadi babak baru dalam transformasi perusahaan. Ia menekankan bahwa penggabungan kemampuan kecerdasan buatan dan kompetensi manusia kini menjadi fondasi utama untuk menghadirkan standar operasional yang lebih unggul serta memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik di berbagai sektor industri.

“TP.ai FAB merupakan langkah penting bagi TP Indonesia dalam menghadirkan solusi inovatif yang menyatukan kekuatan AI dan ketajaman manusia,” ujar Michael dalam keterangan resminya.

Sebagai sebuah ekosistem AI end-to-end, TP.ai FAB mengintegrasikan teknologi analitik mutakhir, kecerdasan buatan generatif, prediksi berbasis data, automasi, serta wawasan manusia. Seluruh teknologi tersebut dirancang untuk meningkatkan kecepatan penanganan, mutu layanan, dan kepuasan pelanggan pada operasi berskala besar.

Fitur inti yang diperkenalkan meliputi analisis sentimen dan prediksi intent secara real-time, rekomendasi next-best-action untuk kebutuhan telesales dan collections, kemampuan AI generatif untuk mendukung manajemen pengetahuan serta pengendalian kualitas, hingga solusi automasi alur kerja yang mampu mempercepat respons dan meningkatkan akurasi proses.

Dengan pendekatan human-in-the-loop, TP memastikan bahwa setiap elemen berbasis AI tetap dikelola secara transparan, etis, dan akurat. Artinya, teknologi berperan memperkuat—bukan menggantikan—kompetensi manusia dalam berinteraksi dengan pelanggan.

Peluncuran ini juga mencerminkan komitmen jangka panjang TP dalam membangun masa depan operasional yang lebih cerdas. Kombinasi empati manusia dan ketepatan data memungkinkan TP.ai FAB membantu perusahaan memahami kebutuhan pelanggan lebih cepat, meningkatkan tingkat konversi, mengoptimalkan efektivitas proses penagihan, serta merumuskan strategi bisnis yang lebih tepat sasaran.