Upacara Perpisahan Kwik Kian Gie Digelar Tertutup, Kremasi Dijadwalkan Kamis

JurnalPatroliNews – Jakarta – Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Kwik Kian Gie, telah berpulang dalam usia 90 tahun. Jenazah tokoh ekonomi nasional itu kini disemayamkan di Rumah Duka Sentosa, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, sejak Selasa, 29 Juli 2025.

Putrinya, Kwik Ing Lan, menyampaikan bahwa keluarga besar akan menyelenggarakan upacara kremasi secara tertutup pada Kamis, 31 Juli 2025, pukul 11.00 WIB, yang hanya akan dihadiri oleh keluarga inti.

“Jenazah Papa kami semayamkan di Rumah Duka Sentosa hingga besok, Rabu. Lalu Kamis akan dikremasi secara privat, hanya untuk keluarga,” ujar Ing Lan kepada awak media.

Ing Lan menjelaskan bahwa wafatnya sang ayah disebabkan oleh faktor usia. Walaupun kondisi kesehatannya sebelumnya tergolong baik, namun dalam dua hingga tiga bulan terakhir, kesehatan beliau secara bertahap mulai menurun.

“Beliau tahun ini genap 90 tahun. Secara umum sehat, tapi sejak dua-tiga bulan terakhir kesehatannya mulai melemah,” jelasnya.

Kwik Kian Gie, lahir pada 11 Januari 1935, merupakan salah satu sosok penting dalam perjalanan ekonomi Indonesia pasca-reformasi. Ia dipercaya menjabat sebagai Menko Ekuin pada 1999–2000 dan kemudian sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas pada 2001–2004.

Tak hanya aktif di dunia politik melalui PDI Perjuangan, Kwik juga dikenal sebagai pendidik dan pendiri Institut Bisnis dan Informatika Indonesia, yang mencerminkan komitmennya pada pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.

Jenazah beliau saat ini masih disemayamkan di Kompleks RSPAD Gatot Subroto, di mana para kerabat dan sahabat dekat dapat memberikan penghormatan terakhir sebelum dilaksanakannya kremasi tertutup.