HIPMI Jaya Siap Dukung Penuh Jakarta Investment Festival 2025, Kawal Proyek Strategis Senilai Rp430,9 Triliun

JurnalPatroliNews – Jakarta – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Raya memastikan keikutsertaan aktifnya dalam gelaran Jakarta Investment Festival (JIF) 2025 yang digagas oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Forum investasi ini diharapkan menjadi magnet bagi para investor lokal maupun internasional dengan nilai total proyek menyentuh angka fantastis, yakni 26,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp430,9 triliun.

JIF 2025 akan menampilkan sejumlah kawasan unggulan sebagai destinasi investasi strategis. Di antaranya adalah Pasar Baru yang akan dikembangkan sebagai pusat perbelanjaan budaya, kawasan Ancol dan Jakarta International Stadium (JIS), dua danau ikonik yakni Danau Sunter dan Danau Cincin dalam konsep “Jakarta’s New Belt”, serta kawasan Cawang Hub yang dirancang menjadi simpul transportasi metro timur Jakarta.

Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Ryan Haroen, menilai kolaborasi ini sebagai kesempatan emas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja di Jakarta.

“Partisipasi para pengusaha muda dalam program strategis seperti JIF 2025 adalah langkah nyata memperkuat peran pelaku usaha lokal dalam membentuk masa depan ibu kota yang lebih maju dan kompetitif,” ungkap Ryan dalam siaran pers pada Selasa, 29 Juli 2025.

Ryan juga menekankan bahwa keterlibatan HIPMI Jaya tak hanya dilihat dari aspek ekonomi, melainkan juga sebagai upaya memperkuat fondasi sosial yang berkelanjutan. Ia menyatakan HIPMI Jaya akan mengajak anggotanya untuk ambil bagian dengan cara-cara inovatif, kolaboratif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Generasi muda punya posisi strategis dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang sehat dan mendorong penguatan UMKM,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum HIPMI Jaya, Rangga Derana Niode, menambahkan bahwa organisasi ini memiliki jaringan lintas sektor yang kuat, mencakup bidang konstruksi, teknologi, properti, logistik, hingga industri kreatif.

“Ini menjadi kekuatan utama kami dalam menjawab tantangan pembangunan Jakarta secara nyata dan profesional,” tutup Rangga.