KSP Kawal Proyek Sekolah Rakyat, Target Rampung Juni 2026


JurnalPatroliNews – JAKARTA – Kantor Staf Presiden (KSP) melalui Kedeputian IV melakukan verifikasi lapangan terhadap progres pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa pembangunan di kedua lokasi berjalan cukup baik, meski masih dihadapkan pada sejumlah kendala teknis yang perlu segera ditangani.

Tenaga Ahli Utama KSP, Armindo Dos Santos Soares, mengatakan progres pekerjaan di lapangan menunjukkan tren positif dengan optimisme dari pelaksana proyek.

“KSP melihat progres pekerjaan di kedua lokasi berjalan dengan baik, terlepas dari kendala teknis yang ada. Baik Kementerian Pekerjaan Umum maupun penyedia jasa optimistis terhadap capaian di lapangan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (14/4/2026).

Berdasarkan hasil verifikasi, progres pembangunan di wilayah DIY telah mencapai 32,43 persen, sementara di Kabupaten Pati sebesar 28,71 persen. Salah satu proyek di Kelurahan Gulurejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulon Progo, dengan nilai Rp214,99 miliar kini memasuki tahap konstruksi struktur dan pengembangan kawasan di sejumlah zona bangunan.

KSP juga mencatat sejumlah capaian positif, di antaranya ketersediaan alat dan material, pelaksanaan pekerjaan konstruksi secara paralel, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja melalui penambahan personel dan penyesuaian manajemen lapangan.

Meski demikian, percepatan pembangunan dinilai masih diperlukan untuk mengejar deviasi progres yang ada. Seluruh proyek ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026 agar fasilitas Sekolah Rakyat dapat digunakan pada awal Juli 2026, bertepatan dengan tahun ajaran baru 2026/2027.

“KSP akan terus mendampingi proses ini dan memastikan target penyelesaian sesuai rencana. Kami juga akan melakukan pengawalan serta debottlenecking terhadap berbagai kendala, baik teknis maupun nonteknis,” tegas Armindo.

Ia menambahkan, koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat guna mempercepat penyelesaian hambatan di lapangan. Selain itu, pengawasan ketat juga akan dilakukan untuk memastikan kualitas konstruksi tetap memenuhi standar teknis.

KSP turut mengapresiasi kinerja Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, dalam mendorong realisasi proyek pembangunan Sekolah Rakyat tersebut.