JurnalPatroliNews – Jakarta – Karang Taruna DKI Jakarta terus menegaskan kiprahnya dalam membuka ruang partisipasi pemuda menuju kancah global. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kolaborasi bersama United Nations Association (UNA) Indonesia, sebagai mitra strategis yang mendukung penguatan kapasitas pemuda dari level lokal hingga internasional.
“Semangat gotong royong dan kolaborasi ini ingin kami bawa dari akar rumput—dari RW hingga ke ranah global. Jakarta sebagai kota dunia harus mampu memberdayakan generasi mudanya dalam menghadirkan solusi konkret,” ujar Akmal B.Y, Ketua Karang Taruna DKI Jakarta, dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi pada Senin, 4 Agustus 2025.
Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Karang Taruna DKI dan UNA Indonesia akan menyelenggarakan perhelatan bertajuk Pemuda Bersatu, yang dijadwalkan berlangsung pada 23–25 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pemuda Internasional.
Acara tersebut akan menjadi panggung bagi Road to Impact, yaitu sesi pameran hasil karya pemuda melalui 15 proyek nyata yang telah dijalankan di berbagai daerah selama dua bulan terakhir. Inisiatif ini diharapkan menjadi etalase semangat aksi lokal dengan jangkauan global.
Akmal menegaskan bahwa inisiatif ini tidak hanya membentuk jejaring global, tetapi juga menjaga akar pemuda Jakarta tetap berpegang pada nilai-nilai luhur bangsa.
“Anak muda dari gang-gang kecil, RT, dan RW Jakarta harus percaya diri. Ide-ide mereka bisa melampaui batas wilayah dan berdampak hingga ke tingkat nasional bahkan dunia,” tegasnya.
Sekjen UNA Indonesia, Bagas Jati Kusuma, menyambut baik kemitraan ini. Ia menilai Karang Taruna memiliki potensi besar sebagai jembatan gagasan pemuda dari komunitas akar rumput ke platform internasional.
“Kolaborasi seperti ini menjadi penting agar pemikiran inklusif dari bawah bisa dikembangkan sebagai kontribusi nyata menuju tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs),” ujar Bagas.
Senada dengan itu, Fahril Ramadan, Wakil Ketua Komite International Youth Day 2025, menekankan bahwa pemuda yang aktif di tingkat kelurahan maupun RW tetap memiliki peran besar dalam menciptakan perubahan.
Untuk memperkuat substansi acara, sejumlah mitra strategis akan dilibatkan sebagai penyedia pengetahuan (knowledge partner), di antaranya ASEAN Youth Organization, Ashoka, dan Plan Indonesia. Fokus kegiatan akan mengangkat tiga pilar utama: People, Prosperity, dan Planet.
Dukungan terhadap acara ini juga datang dari tokoh nasional, seperti Anggota DPD RI Happy Jarot serta Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim.














