Ekonomi Indonesia Kuartal II-2025 Lampaui Ekspektasi, Ditopang Konsumsi Musiman

JurnalpatroliNews – Jakarta – Perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang lebih baik dari perkiraan pada Kuartal II-2025. Di tengah kekhawatiran publik, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkap bahwa pertumbuhan ekonomi nasional berhasil melampaui prediksi banyak pengamat, mencapai 5,12% (y-o-y). Angka ini lebih tinggi dari kuartal sebelumnya (4,87%) dan juga melampaui pertumbuhan di periode yang sama tahun 2024 (5,05%).

Menurut Dr. Handi Risza, Wakil Rektor Universitas Paramadina, konsumsi rumah tangga menjadi pendorong utama pertumbuhan ini, menyumbang lebih dari setengah total pertumbuhan (54,25%). Hal ini didukung oleh peningkatan kebutuhan rumah tangga dan mobilitas yang melonjak. Bersama dengan investasi, keduanya menyumbang lebih dari 82% dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal ini.

Dr. Handi menjelaskan bahwa momentum musiman memainkan peran krusial. Adanya banyak hari libur nasional dan keagamaan seperti Idul Fitri, Waisak, dan Idul Adha memicu peningkatan pengeluaran yang signifikan.

Dari sisi sektor usaha, industri pengolahan menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan, diikuti oleh perdagangan, informasi dan komunikasi, serta konstruksi.

Meskipun demikian, Dr. Handi mengingatkan bahwa pertumbuhan ini tidak boleh hanya bergantung pada konsumsi musiman. Ia menyoroti tantangan yang masih dihadapi sektor manufaktur nasional. Data S&P Global menunjukkan Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia pada Juli 2025 masih berada di zona kontraksi (49,2), menandakan bahwa sektor industri masih belum pulih sepenuhnya.

Dr. Handi menekankan pentingnya pertumbuhan yang didorong oleh investasi, ekspor, dan sektor industri, bukan semata-mata oleh siklus konsumsi yang bersifat musiman.