JurnalPatroliNwes – Jakarta – Sebagai wujud komitmen menciptakan ruang akademik yang aman dan bebas dari kekerasan, Universitas Bakrie resmi menandatangani Pakta Integritas dalam sebuah acara yang digelar di Auditorium lantai 42 Bakrie Tower, Jakarta. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) UBakrie, dengan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, perwakilan mahasiswa, dan LLDIKTI Wilayah III.
Rektor Universitas Bakrie, Prof. Sofia W. Alisjahbana, menegaskan bahwa perlindungan terhadap seluruh sivitas akademika adalah prioritas utama kampus.
“Pakta Integritas ini bukan sekadar simbolik, tapi langkah konkret kami untuk memastikan kampus menjadi ruang yang aman, inklusif, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan. Hak-hak korban harus terlindungi sepenuhnya,” tegasnya dalam keterangan resmi pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Dukungan juga datang dari Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, yang menilai penanganan kekerasan di perguruan tinggi harus menjadi agenda bersama.
“Penandatanganan ini adalah awal penting. Kampus harus mampu mengoptimalkan kanal pelaporan yang sudah tersedia agar korban merasa aman dan didengar,” ujarnya.














