JurnalPatroliNews – Jakarta – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan dukungan penuh terhadap upaya transformasi DPR menjadi lembaga legislatif yang lebih terbuka, aspiratif, serta akuntabel.
Ketua Fraksi PAN DPR, Putri Zulkifli Hasan, menyampaikan komitmen tersebut usai pertemuan antara pimpinan DPR dan para ketua fraksi. “Pertemuan itu menunjukkan adanya tekad bersama untuk melakukan perbaikan sehingga DPR bisa tampil lebih baik di masa mendatang,” ujarnya di Jakarta, Jumat, 5 September 2025.
Putri menegaskan, Fraksi PAN akan selalu membuka ruang dialog dengan masyarakat. Menurutnya, munculnya gerakan 17+8 Tuntutan Rakyat merupakan sinyal kuat bahwa generasi muda memiliki perhatian serius terhadap kualitas demokrasi di Indonesia. “Aspirasi ini harus kita hargai, sekaligus dijadikan bahan introspeksi agar DPR semakin dekat dengan rakyat,” tambahnya.
Sebagai langkah konkret, Fraksi PAN telah mengajukan penghentian tunjangan rumah dan fasilitas lain bagi anggota DPR yang berstatus nonaktif melalui mekanisme resmi di DPR RI. Selain itu, pihaknya juga mengusulkan adanya moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.
Untuk memperkuat transparansi, Fraksi PAN meluncurkan kanal Lapor PAN, sebuah wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, masukan, maupun pengaduan atas kinerja fraksi. “Inisiatif ini sejalan dengan semangat menjadikan DPR sebagai lembaga yang benar-benar terbuka terhadap partisipasi publik,” tutup Putri.














