JurnalPatroliNews – Jakarta – Lima hari setelah banjir bandang menerjang Denpasar dan sekitarnya, prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar bersama anggota Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari terus bergerak membantu proses pemulihan di wilayah terdampak. Komandan Lanal Denpasar, Kolonel Laut (P) Cokorda G.P. Pemayun, S.H., M.Sc., M.Tr. Hanla, ikut turun langsung memimpin kegiatan lapangan.
Fokus utama aksi ini berada di kawasan padat penduduk yang paling parah terendam, termasuk Pasar Badung, Pasar Kumbasari, serta bantaran Sungai Tukad Badung. Prajurit TNI AL dan relawan muda tampak bergotong royong membersihkan lumpur, mengangkat puing, hingga membantu warga menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.
Kolonel Cokorda menegaskan pihaknya akan terus melanjutkan pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Ia juga mengapresiasi semangat personel dan relawan yang tetap bekerja meski kondisi medan cukup berat.
“Ini bagian dari misi kemanusiaan. TNI AL tidak hanya bertugas menjaga lautan, tapi juga hadir bersama masyarakat saat mereka dilanda musibah,” ujarnya.
Di sisi lain, tim SAR Lanal Denpasar masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Tukad Badung. Dengan dukungan perahu karet serta peralatan evakuasi lainnya, pencarian dilakukan secara menyeluruh bersama Basarnas, BPBD, dan kelompok relawan.
Upaya cepat tanggap ini sejalan dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya respon segera di wilayah terdampak bencana. Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan kehadiran nyata TNI AL dalam mendukung pemulihan masyarakat, serta menumbuhkan semangat gotong royong untuk bangkit pasca bencana.














