Bro Ron PSI: Banyak Pengkhianat di Era Sebelum Prabowo, Siapa Saja Mereka?

JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald Sinaga, memberikan penjelasan terkait ucapannya yang menyebut adanya banyak “pengkhianat” di lingkaran pemerintahan sebelum era Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, istilah tersebut merujuk pada sejumlah menteri yang terjerat kasus korupsi dan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Yang saya maksud dengan pengkhianat adalah para menteri di pemerintahan sebelumnya yang akhirnya ditangkap KPK,” ujar Ronald, akrab disapa Bro Ron, Selasa (30/9).

Pernyataan itu sebelumnya ia lontarkan dalam menanggapi kondisi praktik korupsi yang dinilai marak terjadi. Dalam kabinet Presiden ke-7 Joko Widodo, memang ada beberapa pejabat tinggi yang tersangkut kasus rasuah, di antaranya mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara, serta mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Ronald menilai pandangan Presiden Prabowo soal peliknya persoalan korupsi di Indonesia sejalan dengan kenyataan tersebut. “Kalau kita lihat, banyak kasus korupsi berarti juga banyak pengkhianat. Termasuk para menteri yang sudah ditindak KPK,” tambahnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengakui tingkat korupsi di Indonesia sangat memprihatinkan. Saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) VI PKS di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (29/9), Prabowo mengaku terkejut ketika pertama kali mengambil alih pemerintahan dari Presiden Jokowi.

“Korupsi memang ada di hampir semua negara, tapi harus kita akui di negara kita kondisinya sangat parah. Waktu saya mulai menjabat, saya kaget karena tidak menduga separah itu. Tapi saya bertekad membangun pemerintahan yang bersih,” ucap Prabowo, yang langsung disambut takbir para kader PKS.

Ia menegaskan, hanya dengan pemerintahan bersih dan bebas dari praktik korupsi, Indonesia bisa bangkit dan mencapai cita-cita besar bangsa.