JurnalPatroliNews – Jakarta – Fraksi Partai Demokrat DPR menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan paket stimulus ekonomi kuartal IV 2025 senilai Rp16,23 triliun agar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Demokrat, Marwan Cik Asan, menegaskan bahwa alokasi anggaran negara harus dipastikan sampai kepada kelompok yang benar-benar membutuhkan.
“Setiap rupiah anggaran tidak boleh melenceng. Stimulus harus benar-benar menyentuh rakyat yang membutuhkan,” ujarnya di Jakarta, Rabu 8 Oktober 2025.
Menurut Marwan, tantangan terbesar bukan terletak pada niat pemerintah atau besarnya dana, melainkan pada efektivitas pelaksanaannya di lapangan. Karena itu, ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan DPR menjadi kunci untuk memastikan program berjalan sesuai harapan.
Ia juga mengingatkan agar bantuan pangan maupun insentif tidak salah sasaran ataupun tumpang tindih dengan program kementerian lainnya. Marwan mendorong adanya integrasi data lintas program, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), hingga basis data kemiskinan ekstrem, sehingga verifikasi penerima manfaat benar-benar berdasarkan kondisi aktual, bukan sekadar administratif.
“Transparansi dalam pendataan dan pelaporan publik harus dijaga. Kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah lahir dari keterbukaan dan keakuratan data,” tegas anggota Badan Anggaran DPR RI itu.













