JurnalPatroliNews – Kota Tangerang, — Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat terus digencarkan Polres Metro Tangerang Kota. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi antara jajaran kepolisian dengan elemen serikat buruh se-Kota Tangerang yang digelar di Rumah Makan Telaga Seafood Modernland, Selasa siang.
Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban, dihadiri sekitar 50 perwakilan buruh dari berbagai federasi. Turut hadir sejumlah pejabat utama Polres Metro Tangerang Kota, di antaranya Kabagops AKBP Bayu Suseno, Kasat Binmas AKBP Rachmad Hariyanto, Kasat Intelkam Kompol Dodi Abdulrohim, serta jajaran perwira lainnya. Sementara unsur buruh diwakili berbagai federasi, termasuk KSPSI, KASBI, FSPMI, FSPMTA, FSP KEP SPSI, SPN, FARKES REF-KSPI, SPSI 1973, KSPBI, SPERBUPAS-GSBI, dan FSPI.
Dalam sambutannya, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat, khususnya buruh, dalam mewujudkan kondusivitas wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Menurutnya, Polri saat ini tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Keterlibatan seluruh unsur masyarakat menjadi bagian penting untuk memperkuat situasi kamtibmas.
“Kepolisian wajib merangkul potensi masyarakat, baik secara langsung maupun melalui organisasi, termasuk serikat buruh. Dengan dukungan rekan-rekan semua sebagai mitra Polri, ini menjadi kekuatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.
Ia menambahkan, soliditas unsur pimpinan daerah juga berperan besar dalam membangun stabilitas wilayah. Koordinasi yang terjalin antara Kapolda, Wali Kota, Kapolres, Dandim, hingga DPRD dilakukan secara intensif demi memastikan keamanan tetap terjaga.
Kombes Jauhari turut menegaskan bahwa komunikasi adalah kunci menjaga keharmonisan. Ia mendorong agar silaturahmi antara kepolisian dan buruh terus dilakukan secara berkala.
“Silaturahmi seperti ini harus sering dilakukan. Ngopi bareng, ngobrol bareng, komunikasi. Kalau tidak ada komunikasi dan tidak duduk bersama, mustahil semuanya dapat terwujud,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara Polri dan serikat buruh, sekaligus menjadi forum komunikasi terbuka untuk mencegah potensi gangguan keamanan serta menjaga kondusivitas di Kota Tangerang.














