JurnalPatroliNews – Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menegaskan akan mengawal proses evaluasi terhadap tujuh perusahaan yang diduga memiliki andil dalam memicu maupun memperburuk bencana yang terjadi di wilayah Sumatera.
“Kami bersama pemerintah berupaya untuk mengungkap penyebab bencana ini, termasuk bagaimana langkah penanganan serta perencanaan ke depan. Semua akan ditindaklanjuti,” ujar Ketua DPR RI, Puan Maharani, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025.
Kendati demikian, Puan menegaskan bahwa prioritas pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan saat ini masih tertuju pada penyelamatan warga terdampak serta pemulihan situasi darurat, sebelum memasuki tahap evaluasi hingga penindakan terhadap korporasi yang diduga terlibat dalam bencana tersebut.
“Setelah kondisi darurat tertangani, pemerintah tentu akan bergerak menindaklanjuti persoalan yang tadi disampaikan. DPR juga akan aktif mengawal proses itu. Tapi untuk sekarang, fokus utama tetap korban dan wilayah yang masih membutuhkan bantuan,” jelasnya.
Politisi PDIP itu mengungkapkan bahwa masa tanggap darurat masih berlangsung. Sejumlah kawasan masih terputus aksesnya, sebagian korban belum ditemukan, dan distribusi bantuan terus dioptimalkan dengan mengerahkan berbagai unsur masyarakat.
“Seluruh sumber daya masih kita kerahkan untuk respons darurat. Banyak korban masih belum ditemukan, masih ada wilayah yang terisolasi, dan pendistribusian bantuan tetap terus dipercepat,” kata Puan.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa koordinasi antara DPR dan pemerintah kini difokuskan pada percepatan evakuasi serta penyaluran bantuan. Setelah masa darurat usai, perhatian akan diarahkan ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, baik pemulihan infrastruktur maupun layanan publik lainnya.
“Selanjutnya kita akan memasuki masa rehabilitasi atau pemulihan pascabencana — mulai dari perbaikan infrastruktur hingga pemulihan layanan masyarakat. Itu yang akan diprioritaskan, apalagi cuaca dan kondisi alam masih sangat dinamis,” tutupnya.













