JurnalPatroliNews – Jakarta — Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI, Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H., hadir mewakili Jaksa Agung dalam penyelenggaraan National Future Learning Forum (NFLF) 2025 yang diadakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN RI) di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Rabu (3/12/2025).
Kehadiran Kabadiklat menjadi representasi penting bagi Kejaksaan RI dalam forum pembelajaran nasional yang menitikberatkan pada masa depan pengembangan kompetensi aparatur negara.
Dalam rangkaian acara tersebut, Jaksa Agung melalui Kabadiklat Kejaksaan RI menerima penghargaan Transformational Leader, salah satu kategori paling bergengsi dalam LAN Award 2025. Penghargaan ini diberikan kepada kementerian, lembaga, maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai berhasil menghadirkan terobosan nyata, inovatif, dan berkelanjutan dalam pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM).
LAN menegaskan bahwa kategori penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga dorongan untuk mempercepat pembaruan dalam manajemen talenta di sektor publik.
NFLF 2025 sendiri menjadi platform strategis untuk memperkuat kolaborasi pengembangan kompetensi ASN secara nasional. Dengan mengangkat tema “Collaborate to Elevate”, forum ini menekankan pentingnya penguatan jejaring, integrasi sistem pembelajaran, serta penerapan teknologi modern dalam menciptakan SDM pemerintah yang adaptif terhadap perubahan zaman.
LAN RI mendorong akselerasi transformasi pembelajaran ASN, tidak hanya sebatas peningkatan kapasitas individu, tetapi juga penguatan budaya kerja, karakter kepemimpinan, serta inovasi dalam penyelenggaraan layanan publik.
Selain penganugerahan LAN Award, kegiatan NFLF 2025 juga diwarnai dengan penyerahan Sertifikat Akreditasi kepada kementerian dan lembaga sebagai upaya memastikan standardisasi dan peningkatan kualitas ekosistem pembelajaran nasional. Penyerahan tersebut mempertegas komitmen pemerintah dalam mewujudkan future learning ecosystem yang lebih komprehensif, modern, dan siap menjawab tantangan masa depan birokrasi.
Bagi Kejaksaan RI, penghargaan Transformational Leader yang diterima menjadi simbol kuat bahwa lembaga tersebut telah berada pada jalur yang tepat dalam melakukan transformasi SDM. Pengembangan kompetensi ASN dianggap sebagai pondasi penting dalam membangun Kejaksaan yang profesional, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan publik yang memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dengan penerimaan penghargaan ini, Kejaksaan RI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas internal, meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan, serta memastikan setiap aparatur dapat menjalankan tugasnya dengan integritas dan standar kinerja yang tinggi.














