Xiaomi Torehkan Rekor: 500 Ribu Mobil Listrik Terkirim Hanya dalam Tiga Tahun

JurnalPatroliNews – Jakarta – Xiaomi mencatat tonggak penting dalam kiprahnya di industri otomotif. Meski baru tiga tahun merambah pasar kendaraan listrik, Xiaomi EV sudah berhasil mengirimkan 500.000 unit kendaraan secara kumulatif.

Angka setengah juta unit yang tercapai pada 20 November ini kian mencolok mengingat Xiaomi merupakan pendatang baru di pasar EV yang sarat persaingan dan menuntut modal besar.

Menurut laporan Arena EV, Kamis 4 Desember 2025, performa Xiaomi EV sepanjang 2025 jauh melampaui ekspektasi internal. Target awal pengiriman yang dipatok 300.000 unit kemudian direvisi menjadi 350.000 unit pada Maret, namun jumlah tersebut sukses dicapai satu bulan lebih cepat dari jadwal.

Kini, Xiaomi yakin total pengiriman tahunan bisa menembus 400.000 kendaraan. Pada November saja, pengiriman bulanan kembali melewati batas 40.000 unit, menandakan Xiaomi tidak lagi sekadar mengejar kompetitor—melainkan mulai memimpin di beberapa segmen.

Percepatan ekspansi Xiaomi di industri EV terlihat jelas dari linimasa pengembangan perusahaan. Perusahaan yang mulanya identik dengan produk ponsel dan perangkat rumah pintar ini mengumumkan rencana membuat mobil pada 30 Maret 2021. Tak sampai tiga tahun, sedan listrik perdana mereka, Xiaomi SU7, resmi diperkenalkan pada 28 Maret 2024, dan pengiriman ke konsumen mulai berjalan pada 3 April 2024. Durasi dari tahap konsep hingga produksi massal termasuk salah satu yang tercepat di dunia otomotif.

Portofolio produknya pun dirancang agresif. Xiaomi SU7 diposisikan head-to-head dengan Tesla Model 3, sementara varian performa SU7 Ultra yang hadir Februari tahun ini menyasar pasar premium. Xiaomi juga memperluas lini kendaraan listrik dengan meluncurkan SUV Xiaomi YU7 pada 26 Juni untuk menantang dominasi Tesla Model Y di segmen crossover elektrik.

Ledakan volume pengiriman berdampak langsung pada kinerja finansial perusahaan. Pada kuartal ketiga, divisi bisnis inovatif Xiaomi—yang mencakup EV dan teknologi kecerdasan buatan—mencatat laba kuartalan pertama, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa investasi besar selama ini mulai menuai hasil.

Keberhasilan Xiaomi menembus 500.000 pengiriman dalam waktu relatif singkat pun memantik perhatian industri. Banyak analis menilai Xiaomi telah menghadirkan standar baru dalam kecepatan disrupsi pasar mobil listrik. Sebagai pembanding, Tesla membutuhkan lebih dari 15 tahun untuk mencapai volume pengiriman yang sama.