JurnalPatroliNews – Jakarta – Harga cabai rawit merah di pasar tradisional Jakarta melonjak tajam hingga menembus Rp 96.250 per kilogram.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, kenaikan tersebut mencapai 59 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Lonjakan harga cabai rawit merah ini terjadi di tengah tren kenaikan sejumlah komoditas pangan yang terpantau pada Jumat (5/12/2025).
PIHPS mencatat bahwa kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai rawit merah, tetapi juga pada kelompok bawang, beras kualitas premium, serta beberapa jenis cabai lainnya.
Harga bawang merah ukuran sedang tercatat naik 1,66 persen menjadi Rp 48.950 per kilogram. Sementara itu, bawang putih ukuran sedang mengalami kenaikan 1,85 persen menjadi Rp 44.150 per kilogram.
Beras kualitas super 1 juga naik meski tipis, yakni 0,51 persen menjadi Rp 19.550 per kilogram.
Untuk kelompok cabai lainnya, cabai merah keriting naik 1,6 persen menjadi Rp 66.750 per kilogram. Cabai rawit hijau turut mengalami lonjakan cukup signifikan, yakni 39,56 persen sehingga kini berada di angka Rp 70.200 per kilogram.
Komoditas protein hewani juga tidak luput dari kenaikan harga. Daging ayam ras segar naik 4,16 persen menjadi Rp 41.350 per kilogram.
Sementara itu, daging sapi kualitas 1 naik 1,22 persen menjadi Rp 140.850 per kilogram, dan kualitas 2 meningkat 0,65 persen menjadi Rp 132.500 per kilogram.
Meski demikian, sejumlah komoditas pangan terpantau stabil. Beberapa di antaranya adalah beras kualitas bawah 1 yang tetap di harga Rp 14.750 per kilogram, beras kualitas bawah 2 Rp 13.900 per kilogram, beras kualitas medium 1 Rp 16.600 per kilogram, dan beras medium 2 Rp 15.600 per kilogram. Beras kualitas super 2 juga stabil di angka Rp 17.500 per kilogram.
Komoditas minyak goreng dan gula pasir pun menunjukkan stabilitas harga. Gula pasir premium tetap di angka Rp 19.400 per kilogram, gula pasir lokal Rp 18.700 per kilogram, minyak goreng curah Rp 20.350 per kilogram, minyak goreng kemasan bermerek 1 Rp 21.300 per kilogram, dan kemasan bermerek 2 Rp 21.050 per kilogram.
Di sisi lain, terdapat beberapa komoditas yang justru mengalami penurunan harga. Cabai merah besar tercatat turun 6,36 persen menjadi Rp 72.850 per kilogram. Telur ayam ras segar juga mengalami koreksi harga tipis 0,5 persen menjadi Rp 29.850 per kilogram.
Kenaikan harga komoditas pangan strategis terutama cabai rawit merah diperkirakan akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah dan pusat, mengingat tingginya kebutuhan masyarakat jelang akhir tahun.














