Ratusan Gedung Tinggi di Jakarta Masih Rawan Kebakaran, Keselamatan Pekerja Dipertaruhkan

JurnalPatroliNews – Jakarta – Ancaman keselamatan mengintai para pekerja dan pengunjung di 694 gedung bertingkat di wilayah DKI Jakarta. Ratusan bangunan ini tercatat belum memiliki, atau tidak lagi memperbarui, Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dokumen penting yang memastikan standar keamanan, termasuk perlindungan dari kebakaran.

“Tanpa SLF, risiko kebakaran bisa menimbulkan korban dalam jumlah besar, bahkan mencapai ratusan orang,” ujar Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mohamad Ongen Sangaji, saat dihubungi RMOL, Kamis, 11 Desember 2025.

Ongen menilai sederet insiden kebakaran besar sepanjang tahun 2025 seharusnya menjadi alarm keras bagi Pemprov DKI. Ia menyinggung tragedi di Glodok Plaza (Golden Crown) pada 15 Januari 2025 yang merenggut 12 nyawa dan membuat 14 orang hilang, serta kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang menewaskan 22 pekerja pada 9 Desember 2025.

“Dua peristiwa itu tak bisa dianggap sepele. Pemerintah provinsi harus menaruh perhatian ekstra serius agar bencana serupa tidak terulang,” kata politikus NasDem tersebut.

Untuk mencegah insiden ke depan, Ongen mengusulkan perubahan mekanisme penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ia menilai proses yang hanya melibatkan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (DCKTRP) serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melalui sistem online belum cukup.

“Dinas Gulkarmat harus ikut dilibatkan. Pemeriksaan fisik ke lokasi juga wajib dilakukan, bukan hanya berbasis dokumen,” tegasnya.

Selain itu, Ongen menyoroti lemahnya desain keselamatan pada banyak gedung bertingkat di Jakarta yang hanya menyediakan satu pintu akses untuk keluar dan masuk. Kondisi ini dinilai memperburuk situasi ketika terjadi keadaan darurat.

“Kasus Terra Drone memperlihatkan betapa fatalnya hanya memiliki satu jalur evakuasi. Banyak pekerja terjebak karena akses terbatas,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Gulkarmat DKI merilis data bahwa dari total 2.609 gedung bertingkat di ibu kota, 694 di antaranya tidak memenuhi standar perlindungan kebakaran. Situasi ini memperbesar potensi bencana yang dapat mengancam keselamatan ribuan orang yang beraktivitas setiap hari di gedung-gedung tersebut.