KCNA: Dunia Harus Batasi Ambisi Nuklir Jepang Setelah Kesepakatan Kapal Selam AS-Korsel

JurnalPatroliNews – Jakarta – Korea Utara melayangkan peringatan keras bahwa ambisi Jepang untuk memiliki senjata nuklir harus dibatasi secara menyeluruh demi stabilitas kawasan.

Pernyataan ini dirilis secara resmi melalui media pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), pada Minggu, 21 Desember 2025.

Pejabat kebijakan luar negeri Korea Utara mengungkapkan kepada KCNA bahwa Tokyo telah menunjukkan niat untuk memiliki senjata nuklir secara eksplisit.

Hal ini merujuk pada pernyataan pejabat Jepang yang menyebutkan perlunya meninjau kembali tiga prinsip non-nuklir yang selama ini dipegang teguh oleh negara tersebut.

Pernyataan dari pihak Jepang mengenai kemungkinan pengembangan nuklir muncul sebagai respon atas langkah Amerika Serikat yang menyetujui permintaan Korea Selatan untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir. Kebijakan ini dinilai mengubah peta kekuatan militer di kawasan Asia Pasifik secara signifikan.

Sebelumnya, pada Oktober 2025, Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah memberikan lampu hijau bagi Korea Selatan dalam proyek pembangunan kapal selam bertenaga nuklir.

Persetujuan tersebut diumumkan usai kunjungan kenegaraan Trump ke Seoul untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 sekaligus melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, guna membahas berbagai kesepakatan strategis termasuk perdagangan dan pertahanan.